Pelanggar Perda Tidak Hadir Tipiring Akan Dipanggil Paksa Polisi

Petugas Satpol PP Kota Tangerang sedang mendata pelanggar Perda   yang hadir saat Sidang Tipiring, Rabu (29/3/2017)

Petugas Satpol PP Kota Tangerang sedang mendata pelanggar Perda yang hadir saat Sidang Tipiring, Rabu (29/3/2017).

FORWAT, Kota Tangerang – Para pelanggar Peraturan Daerah ( Perda ) yang tidak menghadiri Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) akan dipanggil paksa oleh aparat kepolisian. Demikian ditegaskan Kepala Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang, disela-sela Sidang Tipiring, Rabu (29/3/2017) bertempat Halaman Kantor Satpol PP Kota Tangerang.

Dijelaskan Kaonang bahwa ada sekitar 30 pelanggar Perda yang dikenakan sanksi Tipiring, yaitu diantaranya,  melanggar Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum diwilayah Kecamatan Tangerang, Pelanggaran Perda Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan Peredaran Minuman Beralkohol diwilayah Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Cibodas, serta melanggar Perda Nomor 17 Tahun 2011 tentang Retribusi Perijinan Tertentu. Dalam hal ini, Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di wilayah Kecamatan Neglasari.

Adapun jumlah pelanggar Perda yaitu diantaranya, 24 orang pedagang kaki lima, namun yang hadir hanya 22 orang. Selain itu ada  5 orang pemilik warung penjual miras dan 1 orang pelanggar IMB yang juga tidak hadir dalam Sidang Tipiring tersebut.

”Bagi penjual miras yang hari ini tidak hadir, maka selanjutnya bisa di panggil paksa dengan kepolisian.  Tadi sudah kami koordinasikan dengan pihak kepolisian. Bagi pelanggar IMB yang tidak hadir kita akan lakukan penyegelan,” terang Kaonang.

Sidang Tipiring yang dimulai sejak Pukul 09.30 WIB di pimpin langsung oleh Mahmuryadi SH sebagai Hakim, Erlangga SH sebagai Jaksa, dan Lismardiana, SH sebagai Panitera Pengganti. Adapun untuk denda pada Tipiring yang di berikan sebagai sanksi kisaran antara Rp. 20 ribu hingga Rp. 25 ribu. (tp)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.