Ketahuan Simpan Sabu di Selangkangan, Kurir Narkoba Dibekuk Petugas Bandara Soetta

Petugas Bandara Soetta menunjukan barangbukti sabu seberat 5.912 gram, Rabu (29/3/2017). Barang haram itu didapat dari tujuh pelaku (kurir).

Petugas Bandara Soetta menunjukan barangbukti sabu seberat 5.912 gram, Rabu (29/3/2017). Barang haram itu didapat dari tujuh pelaku (kurir).

FORWAT, Kota Tangerang – Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) kembali mengungkap peredaran Narkoba jenis sabu sebanyak 5.912 gram. Temuan barangbukti tersebut didapati dari salah seorang kurir yang disembunyikan dalam selangkangan dengan cara dibungkus plastik dan lakban putih, Jum’at (16/2/2017) lalu.

“Para pelaku sengaja tidak mengenakan pakaian atau aksesoris yang mengandung logam sehingga tidak berbunyi ketika melewati pemeriksaan petugas di security check point,” ujar Wakapolres Bandara Soetta, AKBP Risnanto kepada awak media, Rabu (29/3/2017)‎

Ia menambahkan, dalam kasus itu petugas  telah meringkus 7 tersangka dari 13 tersangka yakni, RRA (25), TS (35), ABM (27), FR (22), DS (26), DZ (26), dan seorang wanita FB (26). “Seluruh tersangka berasal dari Bandung, Jawa Barat.‎ Kita berhasil menangkap 7 tersangka dari 13 tersangka, sedangkan yang 6 tersangka masih DPO,” imbuhnya.

‎Wakapolres menjelaskan, pelaku diketahui membawa Sabu saat salah seorang penumpang kehilangan telepon genggamnya hingga petugas melakukan pemeriksaan CCTV.

“Dari pemeriksaan CCTV, diketahui bahwa handphone tersebut ada pada salah satu tersangka dan anggota kami langsung melakukan pencarian,” ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan kata Risnanto, Petugas Aviation Security mendapati 3 orang penumpang Citilink tujuan Tangerang-Banjarmasin membawa Sabu.‎

“Saat petugas mengamankan 3 orang tersebut, 4 orang lagi yang menumpang pesawat berbeda tujuan Tangerang-Palu mengetahui bahwa rekannya ditangkap dan mereka langsung membatalkan penerbangan untuk melarikan diri,” ungkapnya.‎

Lanjut Wakapolres, bahwa para tersangka mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari seorang tersangka berinisial AK yang saat ini masih DPO.

“RRA (25) itu tugasnya membagikan paket ke masing-masing kurir ini di Hotel Aston Pluit, RRA ini mendapatkan barang dari AK yang saat ini masih DPO.‎ Dalam satu kali mengantar Sabu ke tempat tujuan, para kurir ini mendapatkan upah sebesar Rp.15 Juta,” imbuhnya.

Pada kasus ini, ‎pelaku diancam pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (Angga)‎

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.