Jalan Rusak Akibat Proyek Galian Pipa, Komisi IV Minta PDAM TB Bertanggungjawab

Komisi IV DPRD Kota Tangerang melihat kondisi proyek galian pipa milik PDAM TB yang berada di Jalan Pembangunan Kecamatan Benda, beberapa waktu lalu

Komisi IV DPRD Kota Tangerang melihat kondisi proyek galian pipa milik PDAM TB yang berada di Jalan Pembangunan Kecamatan Benda, beberapa waktu lalu

FORWAT, Kota Tangerang –  Komisi IV DPRD Kota Tangerang meminta pihak PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang bertangungjawab atas kerusakan jalan yang diakibatkan proyek galian (pipa) jaringan air bersih. Seperti yang terjadi di Jalan Pembangunan, Kecamatan Benda. Sekitar setengah kilo meter dipinggir jalan itu terlihat proyek galian pipa milik PDAM TB. Wilayah yang masuk zona 1 itu merupakan target dari 32 ribu sambungan jaringan air bersih di wilayah Kota Tangerang. Selain Benda yang masuk zona 1 adalah Kecamatan Neglasari, Batuceper dan Kecamatan Cipondoh.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto mengatakan, telah terjadi kerusakan sejumlah jalan akibat dampak pembangunan jaringan pipa air bersih milik PDAM TB. Alhasil sejumlah jalan menjadi semerawut dan membuat arus lalulintas menjadi tersendat. Seperti    yang terjadi di Jalan Pembangunan Kecamatan Benda. Untuk itu menurut Turidi, pihak PDAM TB harus bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak tersebut.
“Proyek galian pipa itu sangat menggangu arus lalu lintas. Ini kan tugas PDAM. Kalau ada anggaran perbaikan kami minta segera perbaiki. Yang kami tahu, mereka (kontraktor) hanya pasang pipa tapi tidak ada perbaikan jalan. Kalau ada anggaran didalam perjanjian dengan kontraktor ya harus diperbaiki,” katanya saat di temui di Gedung DPRD Kota Tangerang, Senin (27/3/2017).

Masih kata Turidi,  jika didalam surat perintah kerja (SPK) yang diberikan rekanan PDAM kepada pihak kontraktor tidak tersedia pos anggaran perbaikan, maka Komisi IV meminta pihak PDAM TB Kota Tangerang melakukan  koordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan perbaikan jalan.
“Kalau di SPK tidak ada anggaran perbaikan. Ya,  PDAM juga harus berkoordinasi dengan pihak PU. Agar jalan yang rusak itu bisa segera diperbaiki. Khususnya jalan yang padat kendaran. Kami ingin kepentingan masyarakat juga diperhatikan,” ujar Turidi.

Selanjutnya guna menyelesaikan persoalan tersebut, Komisi IV DPRD Kota Tangerang berencana akan memanggil pihak PDAM TB.
” Ya, rencananya bulan April ini kami akan memanggil pihak PDAM. Kita akan minta keterangan terkait masalah itu,” pungkas politisi Gerindra itu. (lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.