PDAM TB Dinilai Acuhkan Pelestarian Air

1010

FORWAT, Kota Tangerang – Keinginan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah agar PDAM Tirta Benteng (Tb) segera merealisasikan  target 30.000 sambungan nampaknya akan terwujud tahun 2017 ini. Bahkan beberapa program unggulan sudah mulai dilaksanakan.

Sementara proyek penambahan sambungan pelanggan itu ditanggapi positif oleh masyarakat yang membutuhkan sumber air bersih di Kota Tangerang. Sayangnya, PDAM TB sebagai pelaksana program untuk kebutuhan air bersih masyarakat terkesan tidak mempedulikan lingkungan dan mengesampingan pelestarian sumber daya air sebagai bahan baku air bersih.

“Setelah kepemimpinan Ahmad Marju Kodri berakhir tragis pasca Pilwalkot kemarin. Terlihat jelas BUMD ini hanya menempatkan diri hanya sebagai lembaga pencari keuntungan dan pemuas ‘hasrat’ sang owner (Walikota.red),” tegas, Rudi Gunawan, Ketua DPC LSM Pelangi Nusantara DPC Kota Tangerang kepada wartawan, Rabu (22/3/2017).

Masih menurut aktivis lingkungan hidup ini, harusnya kewajiban untuk melestarikan SDA wajib dilakukan PDAM maupun PT. MOYA (rekanan PDAM). “Mereka seolah ‘memperkosa’ alam Kota Tangerang demi mengeruk keuntungan semata, tanpa memikirkan kesehatan konsumen”, sambungnya.

Plt. Dirut PDAM TB, Ali Mu’min yang ditemui wartawan di ruang kerjanya Rabu (22/3/2017) menjelaskan, bahwa penggunaan dan pengelolaannya air bersih itu ditangani PT. MOYA. Sedangkan pihaknya hanya mengurus perpipaan dan penagihan saja.

“Jadi kemungkinan soal pelestarian dan lingkungan melekat dalam tanggungan PT. MOYA ,” terangnya seraya mengakui dirinya pun belum melihat upaya pelestarian dari mitra bisnisnya itu.

Sementara itu Kabag Humas PDAM TB, Aji Budi Santoso S.Pd, menerangkan pada tahun anggaran 2017 ini pihaknya memang tidak mencantumkan mata anggaran yang sifatnya pelestarian sumber daya air. (Dul)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.