Dugaan Malpraktek, Keluarga Pasien Ancam Polisikan RS Sari Asih

Pasien, Muniroh (51) terbaring lemas di kamar perawatan Rumah Sakit Sari Asih, Karawaci Kota Tangerang, Rabu (22/3/2017).

Pasien, Muniroh (51) terbaring lemas di kamar perawatan Rumah Sakit Sari Asih, Karawaci Kota Tangerang, Rabu (22/3/2017).

FORWAT, Kota TANGERANG – H. Aswadi suami pasien penyakit ginjal (Muniroh) yang dirawat di Rumah Sakit Sari Asih, Karawaci, Kota Tangerang mengaku kecewa. Pasalnya usai dugaan malpraktek yang dilakukan dokter di rumah sakit bersertifikat Paripurna itu, sampai saat ini kondisi istrinya belum juga membaik.

Menurut H. Aswadi, penyakit istrinya awalnya tidak terlalu parah, namun setelah dioperasi, ternyata kondisi sang isteri malah semakin parah. Untuk menangani penyakit yang diderita isterinya, kata H. Aswadi pihak Rumah Sakit Sari Asih berjanji akan mendatangkan dokter spesialis ginjal dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Namun hingga hari ini, Rabu (22/3/2017) tidak ada kabar dari pihak Rumah Sakit Sari Asih bahwa dokter spesialis itu akan datang. “Ya, sekarang istri saya mengeluh sakit terus diginjal sebelah kanan usai operasi,” katanya penuh emosi.

H. Aswadi juga menambahkan, pihaknya sangat kecewa dengan pihak manajemen rumah sakit karena tidak ada penanganan lebih lanjut. Padahal kata dia, pasca operasi pengangkatan batu ginjal bulan Februari lalu oleh dokter Rumah Sakit Sari Asih berinisial (CN) sang isteri kembali mengeluh sakit. Kemudian dibawa ke Rumah sakit untuk menemui dokter ‘CN’.

“Tapi karena saat itu tidak ada dokter ‘CN’ tapi ada dokter pengganti dokter ‘F’ pasien kembali dirujuk untuk dirawat kembali,” katanya.

“Diagnosa saat itu, asam lambung, kemudian dilakukan CT Scan lagi untuk yang kedua, dan dikatakan bahwa ada kista. Yang kami heran kenapa pada saat CT Scan pertama tidak ketahuan,seharusnya kan terlihat. Yang saya heran, kenapa sekarang ada cairan berwarna kuning di dalam ginjal istri saya, kemungkinan ada jahitan yang bocor,” paparnya.

Merasa kecewa karena tidak mendapat penanganan yang baik dari tim dokter, H. Aswadi mengancam akan melaporkan kasus dugaan malpraktek itu ke aparat kepolisian. Selanjutnya kata H. Aswadi pihak keluarga akan memindahkan pasien ke rumah sakit lain untuk mendapat perawatan.

Sementara hingga berita ini dirilis, pihak Rumah Sakit Sari Asih belum bisa dimintai keterangan, “Humas dan menejemen sedang kunjungan kerja keluar daerah mas. Mungkin besok atau lusa bisa dikonfirmasi,” ujar Petugas Keamanan Rumah Sakit Sari Asih, Heru. (tm/lala)

About The Author

Related Posts

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.