Menyambut Hari Tibi Sedunia, Dinkes Kota Tangerang Berikan Pelayanan Home Care Selama Sebulan

IMG-20170320-WA0040

Petugas Dinkes Kota Tangerang melakukan penyuluhan tuberkulosis di lokasi car free day, Tugu Adipura Jalan M.Yamin, Minggu (19/3/2017)

FORWAT, Kota Tangerang – Menyambut Hari Tuberkulosis (Tibi) Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 24 maret, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menggelar kegiatan pelayanan. Yaitu diantaranya pelayanan home care (kami datang kami layani) selama satu bulan. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan gerak jalan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Liza Puspadewi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/3/2017) mengatakan khusus di bulan maret ini, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas yang ada di wilayah Kota Tangerang gencar melakukan pelayanan Home Care. Pelayanan ke rumah-rumah warga itu sengaja dilakukan dalam rangka menyambut Hari Tibi se-dunia.

Sementara untuk setiap Puskesmas kata dr. Liza,  pelayanan Home Care ditarget dapat melayani sebanyak 100 rumah warga.

“100 pintu bukan berarti 100 orang. Berarti jika 100 pintu dikalikan 33 Puskesmas menjadi 3.300 pintu. Data yang telah dikumpulkan akan kita evaluasi di akhir bulan ini,” ujarnya.‎

Tidak hanya itu, kata dr. Liza setiap Puskesmas wajib melakukan penyuluhan Tuberkulosis kepada masyarakat, khususnya yang datang pagi hari ke Puskesmas tersebut. Jika Puskesmas telah memiliki video terkait penyuluhan tersebut maka akan diputar secara berulang-ulang.

“Hal itu bertujuan agar masyarakat mengenal tentang penyakit Tuberkulosis. Ciri-ciri Tuberkulosis mudah dipahami, seperti mengalami batuk-batuk selama 2 minggu,” jelasnya.

Petugas Dinkes Kota Tangerang saat memberikan pelayanan home care kepada warga.

Petugas Dinkes Kota Tangerang saat memberikan pelayanan home care kepada warga.

dr. Liza menambahkan, selain melibatkan Puskesmas dalam menyambut Hari Tibi se-dunia, Dinkes Kota Tangerang juga telah mengintruksikan pihak rumah sakit agar membuat pesan-layanan masyarakat. Selain itu, sosialisasi Tuberkulosis juga rutin dilakukan saat kegiatan car free day.

“Isi pesan-pesan itu dapat ditentukan oleh pihak rumah sakit sendiri. Bisa melalui  film, banner dan spanduk. Pihak rumah sakit juga diperbolehkan untuk mensosialisasikan itu ke masyarakat melalui seminar. Pada intinya, di bulan maret ini, rumah sakit wajib membuat sosialisasi,” paparnya.

Selanjutnya kata dr. Liza, setelah dilakukan evaluasi, pihaknya juga   berencana akan menggelar acara gerak jalan pada tanggal 2 April 2017 mendatang. Gerak jalan tersebut akan diikuti oleh para organisasi profesi, seluruh staf Puskesmas yang ada di Kota Tangerang dan  rumah sakit. “Tujuan acara gerak jalan nanti kita hanya ingin mengkampanyekan Hari Tibi Tahun 2017 ini,” ujarnya menjelaskan. (Adv)‎

Leave a Reply

Your email address will not be published.