Trantib Kecamatan Tangerang Amankan Miras dari Warung Sembako

terbit

FORWAT, Kota Tangerang – Trantib Kecamatan Tangerang bersama 3 Pilar gelar operasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 Tahun 2005 tentang  di wilayah Kelurahan Tanah Tinggi, Rabu (8/2/2017) malam. Dalam giat penertiban itu sebanyak 36 miras dengan berbagai merek diamankan petugas Trantib.

Miras didapat di salah satu toko sembako di RT 05/10, Kelurahan Tanah Tinggi, adapun nama pemilik yakni Netti Nainggolan. Dalam penertiban di rumah warga kelahiran kota Medan tersebut tidak terlihat adanya perlawanan.

Lurah Tanah Tinggi Hadi Ismanto saat ditemui usai giat operasi, Rabu (8/2/2017) malam mengatakan bahwa penertiban itu berdasarkan laporan masyarakat. Dengan begitu, dirinya meneruskan laporan masyarakat ke tingkat Kecamatan.

“Awalnya dari laporan masyarakat. Dengan adanya laporan itu, saya lanjutkan ke Kecamatan. Alhasil, malam ini kita bersama 3 Pilar bergabung dengan Trantib Kecamatan Tangerang melakukan penertiban di lokasi yang telah dilaporkan masyarakat tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, dirinya akan terus memberantas miras yang ada di wilayahnya. Bahkan, tidak hanya miras melainkan Perda nomor 8 Tahun 2005 juga ikut menjadi sasaran penertiban.‎

“Disini saya terbilang masih baru. Tapi saya dengan ditemukannya miras ini saya tidak tinggal diam. Saya akan bereskan penyakit masyarakat yang ada di wilayah Tanah Tinggi ini. Bukan hanya miras, jika ada indikasi didapati adanya kegiatan prostitusi kita juga akan tertibkan,” terang pria akrab disebut Bang Boy.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Trantib Kecamatan Tangerang H. Nawawi saat ditemui di ruang kerjanya usai kegiatan, Rabu (8/2/2017) mengatakan bahwa dalam penertiban Perda 7 Tahun 2005 berhasil mengamankan sebanyak 36 botol miras dengan berbagai macam merek. Kata dia, barang bukti yang berhasil diamankan rencana akan diserahkan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang.

“Malam ini kita melakukan operasi Perda Tujuh Tahun dua Ribu Lima, adapun miras yang berhasil kita amankan yakni sebanyak Tiga Puluh Enam botol. Rencana minuman beralkohol itu akan kita serahkan ke Satpol PP Kota,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik miras juga diamankan. Dengan begitu, pemilik KTP tersebut dapat mengambil di kantor Satpol PP Kota Tangerang. ‎”Masalah ini akan kita tindak lanjuti melalui Satpol PP Kota untuk dilakukan sidang Tipiring,” terangnya.

Dalam penegakan Perda, dirinya menghimbau masyarakat khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Tangerang agar segera melapor ke pihak Trantib jika ada yang menjual miras atau terindikasi adanya praktek prostitusi.

“Kita sangat berharap adanya masyarakat yang dapat melaporkan jika terdapat adanya penjualan miras atau praktek prostitusi di wilayah. Dengan begitu, kami akan segera menindaklanjuti dan akan menertibkan pelanggaran itu,” tutupnya. (Angga)‎

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.