Pekerjaan Dinilai Asal, Camat Pinang Evaluasi BKM

136

FORWAT, Kota Tangerang – Camat Pinang,  Maryono Hasan akan mengevaluasi pekerjaan infrastruktur (swakelola) Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM),  Rabu (1/2/2017).  Evaluasi tersebut  terkait  kurang maksimalnya pekerjaan rehabilitasi pemeliharaan drainase dan jalan lingkungan di wilayah Kecamatan Pinang. Sebelumnya diberitakan  pekerjaan yang dilaksanakan BKM diduga tidak sesuai standar (spesifikasi) dan telihat asal. Alhasil meski baru dikerjakan sejak akhir tahun 2016 pembangunan infrastruktur dasar tersebut tak sesuai yang diharapkan masyarakat.

“Rabu kita akan adakan rapat evaluasi dengan BKM. Tujuan  agar saya dapat mengetahui mana yang belum dan yang sudah menyelesaikan pekerjaan BKM tersebut,” ujar Camat Maryono saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/1/2017).

Diakui Maryono ada empat BKM yang belum menyelesaikan pekerjaannya.  Rata-rata pembangunannya baru mencapai 95 persen. Sementara diketahui batas waktu pekerjaan hingga Senin (30/1/2017).

“Data yang sudah dilaporkan ke kita ada empat BKM yang belum menyelesaikan pekerjaannya. Yang pertama di wilayah Kelurahan Cipete pembangunan drainase kurang 10 meter, Kelurahan Pakojan 15 meter, Kelurahan Panunggangan 150 meter, dan Kelurahan Panunggangan Utara 110 meter,” paparnya.

Sementara, terkait pekerjaan BKM yang diduga asal seperti amblesnya udit drainase, Camat Maryono telah mendapatkan alasan dari beberapa BKM. “Jika terkait rusaknya tutup udit, laopran yang saya dapat hal itu dikarenakan saat pencetakan udit tersebut belum matang dan langsung dipasang. Pemasangan secara tergesa-gesa itu dikarenakan mepetnya waktu pekerjaan, sehingga BKM kejar waktu,” paparnya. (Angga)‎

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.