Arief Serukan Persatuan dan Kesatuan Umat

11

FORWAT, Kota Tangerang – Guna menjaga kerukunan antar umat beragama di Kota Tangerang, Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang melaksanakan Gerak Jalan Santai di Plasa Pusat Pemerintahan Kota (Puspem) Tangerang, Sabtu (31/12/2016).

Hadir dalam acara tersebut Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Wakil Walikota Sachrudin dan Sekretaris Daerah Dadi Budaeri. Dalam sambutannya Walikota berpesan agar heterogenitas masyarakat Kota Tangerang bisa menjadi modal utama dalam mewujudkan Kota Tangerang yang maju dan dinamis dalam bingkai Akhlakul Karimah.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa semakin mempersatukan masyarakat Kota Tangerang yang heterogen,” ujarnya dihadapan para peserta Gerak Jalan Santai yang bertema Lebih Dekat Melayani Umat.

Dalam acara yang juga diikuti oleh berbagai unsur lintas agama seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Walikota juga berpesan agar setiap perbedaan bisa disikapi secara bijak demi kepentingan Negara dan Bangsa.

“Mudah-mudahan bisa lebih dekat melayani umat, masyarakat beragama Kota Tangerang,” ucap Walikota saat menyampaikan harapannya terkait Hari Amal Bakti Kementerian Agama yang jatuh pada 3 Janusri 2017 nanti.

Hal senada juga disampaikan Walikota saat menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Dzikir Darussegaf di Gedung Da’wah Kota Tangerang. Dikatakannya ditengah masyarakat Kota Tangerang yang heterogen sudah sepatutnya kita bisa terus menjalin silaturahmi kekeluargaan dan persatuan serta kesatuan umat.

“Mengajak seluruh masyarakat melalui peringatan maulid ini masyarakat Kota Tangerang tidak hanya mengingat namun juga mengamalkan sunnah Rasulullah bagaimana kita bisa membangun ukhuwah islamiyah persatuan dan kesatuan ditengah keheterogenan masyarakat Kota Tangerang yang kaya akan budaya,” terangnya.

“Mudah-mudahan pula melalui peringatan maulid ini, selain persatuan dan kesatuan sunnah-sunnah beliau bisa dibumikan di Kota Tangerang yang berakhlakul Karimah,” sambungnya.

Walikota juga mengingatkan potensi kerawanan sosial dan gangguan keamanan yang muncul ditengah masyarakat yang heterogen. Namun demikian hal tersebut bisa dicegah bila masyarakat tidak gampang terprovokasi oleh isu yang mengganggu kerukunan masyarakat.

“Apalagi kita tahu era globalisasi begitu luar biasa, informasi begitu cepat apalagi informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan bahasa
kerennya hoax. Yang kadang informasinya itu memecah belah jangankan antar umat agama yang lain, sesama muslimpun dipecah belah,” paparnya.

“Oleh karenanya, saya mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk kembalil ke Al Quran dan Sunnah sehingga nilai-nilai yang ada bisa menjadi tuntunan masyarakat,” sambungnya lagi.

Selain mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpecah belah, Walikota juga meminta masyarakat untuk bisa bahu-membahu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing sebagaimana yang Rasulullah contohkan.

“Sekarang kawasan Pasar Lama berkat Cullinary Night yang diadakan Alhamdulillah banyak yang datang untuk menikmati kuliner khas Tangerang, dari Tangsel, Serang dan Jakarta pada datang hanya untuk sekedar makan menimati makanan Tangerang. Namun setelah ramai, kita juga harus proaktif sebagaimana cerminan Rasulullah bagaimana kita menjaga lingkungan tetap bersih,” papar Walikota seraya menjelaskan kewajiban oaring tua untuk menyiapkan para generasi muda untuk menghadapi tantangan jaman kedepan yang semakin komplek terutama masalah narkoba.

“Alhamdulillah rencananya MUI tidak lama lagi akan membuat Satgas Anti Narkoba,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota juga bercerita terkait capaian-capaian yang telah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang laksanakan, terutama lewat Program Tangerang Berbenah yang fokus terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kemarin kami berkunjunga ke Neglasari, disana masih banyak jalan lingkungan yang belum dikonblok, oleh karenanya kita sekarang fokus bagaimana memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Karena banyak juga masyarakat kita yang belum mempunyai rumah yang layak. Oleh karenanya kita bikin program Bedah Rumah. Dan sampai saat ini tidak kurang dari 90 ribu meter lari jalan lingkungan yang telah dibangun, dan 99 ribu meter lari saluran air yang telah terbangun,” paparnya.

“Namun hal itu tidak akan terwujud bila tanpa ada dukungan dari masyarakat dan semua pihak mulai dari DPRD, TNI/Polri dan juga pihak swasta. Oleh karenanya saya mengajak keterlibatan semua pihak sehingga di tahun depan ikhtiar kita untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat bisa terwujud,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, di 2016 Pemkot Tangerang telah menargetkan membangun 21030 rumah, 99 KM Saluran Air, 2038 Jamban dan Sumur, dan 2400 Sambungan Air Bersih. (Riis)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.