Satpol PP Kota Tangerang Serentak Tertibkan PKL di Tiga Kecamatan

111

FORWAT, Kota Tangerang – Puluhan bangunan liar dan lapak pedagang kaki lima (PKL) dibongkar oleh petugas  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Tangerang, Selasa (27/12/2016). Penertiban dengan melibatkan aparat kepolisian dan TNI itu serentak di tiga lokasi berbeda, yaitu  di wilayah Kecamatan Tangerang, Kecamatan Jatiuwung, dan di wilayah Kecamatan Karawaci.

Pantauan forwatnews.com di lapangan, petugas Satpol PP dengan sigap membongkar lapak dan mengangkut barang dagangan yang dijual PKL di pinggir jalan. Tak hanya itu bangunan liar semi permanen yang digunakan sebagai tempat usaha yang berada di pinggiran jalan juga turut ditertibkan. Bangunan tersebut dirobohkan untuk kemudian diangkut dengan mengunakan truk ke Kantor Satpol PP Kota Tangerang.

Sementara dalam operasi penertiban itu, tidak ada satupun PKL yang melakukan perlawanan. Para PKL hanya bisa pasrah saat petugas gabungan membongkar dan mengamankan barang dagangannya.

“Kegiatan ini merupakan operasi penertiban yang sering kita lakukan. Namun, untuk penertiban kali ini kami gabungan bersama Dishub, DKP, Polri dan TNI”, ujar Kabid Tibum Satpol PP Kota Tangerang, Bisri usai kegiatan.

Bisri menambahkan, dalam operasi tersebut didapat beberapa pedagang yang mendirikan bangunan semi permanen yang mereka dirikan di bahu jalan dan di atas trotoar. Kata dia, dirinya bergegas membongkar bangunan itu.

“Bangunan langsung kita bongkar, kita membawa enam truk untuk mengangkut barang bukti dan sampah ,” terangnya.

Lanjut Bisri, dari sekian banyaknya PKL, rata-rata adalah pedagang jajanan. Mereka kata Bisri, biasa beroperasi mulai sore hingga malam hari setiap harinya.

“Kedepan kami harap para PKL bisa memahami, bahwa berdagang di bahu jalan dan trotoar itu mengganggu keamanan dan ketertiban, selain itu sangat mengganggu keindahan,” tutupnya.

Sementara, Plt Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Tramtib) Kecamatan Jatiuwung Samsul Rais saat ditemui di lokasi penertiban,  mengatakan bahwa merasa terbantu dengan adanya operasi gabungan tersebut. Pasalnya, kata dia dengan bergabungnya anggota Satpol PP, Polri dan TNI akan menambah kekuatan, sehingga dapat dengan mudah menertibkan para PKL.

“Dengan adanya operasi gabungan ini kekuatan pastinya meningkat. Jadi, kita dengan sangat mudah untuk menertibkan PKL ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, para PKL yang berhasil ditertibkan kata dia, telah lama diberi teguran oleh pihak Kecamatan Jatiuwung.

“Kita sudah tegur PKL itu dengan tulis maupun lisan. Namun, mereka tidak menghiraukan teguran itu,” terangnya. (Angga)

Leave a Reply

Your email address will not be published.