Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUD Kota Tangerang Laksanakan Akreditasi

20161217_142857

FORWAT, Kota Tangerang – Guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan menjalankan amanah undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit, saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang telah melaksanakan proses standar akreditasi rumah sakit.

Peningkatan mutu tersebut diperlukan sebagai standar yang dapat menjadi acuan bagi rumah sakit dan stake holder terkait dalam melaksanakan pelayanan di rumah sakit melalui proses akreditasi.

Kepala Bidang Perencanaan dan Litbang, RSUD Kota Tangerang, drg. Sonny Hermawati M.Kes mengatakan untuk menuju akreditasi rumah sakit itu, maka diperlukan peningkatan kapasitas aparatur pegawai, yaitu diantaranya dengan melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) akreditasi yang pandu oleh tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), yang telah dilangsungkan sejak tanggal 5, 6, 9, 10, 13 hingga 14 Desember 2016 lalu.

Selain itu dalam penyusunan akreditasi tersebut, pihak RSUD Kota Tangerang juga telah melakukan berbagai kegiatan lainnya yaitu diantaranya, In House Traning Pelatihan Ponek, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Bantuan Hidup Dasar (BHD), Manajemen Pengunaan Obat (MPO), Keselamatan dan Kesehatan Rumah Sakit (K3RS).

img-20161218-wa0013“Dalam rangka akreditasi kita juga telah melakukan kegiatan pelatihan-pelatihan. Ya, seperti in house traning pelatihan ponek, cuci tangan, BHD, K3RS dan lainnya. Kegiatan itu sudah kami laksanakan dan sekarang, (Sabtu 17 desember, red) sampai 19 desember diadakan pelatihan manajemen fasilitas dan keselamatan (MFK). Sedangkan tanggal 20 desember akan ada pelatihan triase dan transfer pasien,” papar drg. Sonny saat ditemui di RSUD Kota Tangerang, Sabtu (17/12/2016).

Kemudian pada tanggal 22 Desember hingga 24 Desember mendatang akan dilakukan survey simulasi akreditasi dari tim KARS. Standar tersebut nantinya akan dievaluasi dan akan dilakukan perbaikan bila hal-hal yang tidak sesuai lagi dengan kondisi rumah sakit.

Sementara dalam rangka peningkatan mutu pelayanan, jelas drg. Sonny, RSUD Kota Tangerang juga melakukan penambahan dan perbaikan fasilitas ruangan pelayanan seperti ruang main dan taman bacaan anak, penambahan ruangan paru, poli pari, costumer service, ruang konusltasi, ruang triase IGD dan tempat duduk pasien, ruang kasir, perluasan ruang farmasi, ruangan maternal di UGD, pelayanan persalinan ibu dan anak, serta perluasan ruangan ICU.

Tak hanya itu, untuk melengkapi kebutuhan pelayanan, RSUD Kota Tangerang juga menambah peyediakan alat-alat kesehatan, sepertu, troli emergency, spill kit untuk tumpahan cairan dan alat kesehatan lainnya. Dengan peningkatan mutu pelayanan tersebut, drg. Sonny berharap masyarakat Kota Tangerang yang datang ke rumah sakit milik pemerintah itu dapat terlayani dengan baik.

“Ya untuk melayani pasien, maka perlu ada peningkatan pelayanan. Selain fasilitas, sarana alat kesehatan juga kita tambah. Seperti troli emergency. Untuk tahun 2017 nanti kita akan tambah ruang ICU dari 4 menjadi 10, Nicu dari 2 menjadi 6 dan HD dari 4 menjadi 15,” pungkasnya.

Untuk diketahui, bahwa sistem akreditasi yang pernah dilaksanakan sejak tahun 1995 dianggap perlu untuk dilakukan perubahan mengingat berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga dibutuhkannya standar akreditasi rumah sakit ini. Perubahan tersebut menyebabkan ditetapkan kebijakan akreditasi rumah sakit menuju standar internasional. Dalam hal ini Kementerian Kesehatan memilih akreditasi dengan sistem joint commission international (JCI) karena lembaga akreditasi tersebut merupakan badan yang pertama kali terakreditasi oleh International Society for Quality in Health Care (IsQua) selaku penilai lembaga akreditasi. (Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.