Walikota Tangerang Harapkan RT, RW Jadi Garda Terdepan dalam Perwujudan Kampung Sehat

18

FORWAT, Kota Tangerang – Walikota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah, menyampaikan, jabatan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) jangan dipandang sebelah mata, kedudukannya tak kalah pentingnya dengan perangkat kerja lainnya karena mengemban amanah untuk mengelola kampung yang ada di masing wilayah yang ada di Kota Tangerang.

Paparan itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Kampung Sehat, di Ruang Al Amanah, Selasa (6/12/2016).

Kepada para peserta yang hadir, khususnya para RT/RW, Walikota menuturkan, bagaimana ke depan para RT dan RW, semakin aktif lagi dalam upaya menata kampung di Kota Tangerang agar menjadi lebih nyaman dan layak huni.

Sebagai perangkat kerja yang berhadapan langsung dengan masyarakat, lanjut Walikota, tentu para RT dan RW, lebih tahu kondisi dan kebutuhan yang ada di masyarakat.

“Sampaikan dan ajak masyarakat untuk turut serta membangun Kota Tangerang yang semakin sehat dengan turut mengimplementasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” tutur Walikota.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, terus berupaya agar pembangunan ini bisa senantiasa menggerakan peran dan partisipasi masyarakat.

Seperti halnya melalui Kampung Sehat, yang turut ditindaklanjuti dengan dibentuknya Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS). Dimana dalam perwujudannya turut melibatkan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat.

Adanya Kampung Sehat, papar Walikota, untuk mewujudkan kemandirian dan keluarga sehat yang berkualitas, dengan menerapkan PHBS. Selain itu, turut memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu mempraktekkan PHBS serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat.

Dimana melalui Kampung Sehat, diharapkan penduduknya memiliki sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan termasuk bencana secara mandiri dalam rangka mewujudkan Kampung Sehat.

Seperti halnya melakukan pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) secara mandiri. Dengan tidak membiarkan berbagai wadah tergenang air, bergotong royong bersama untuk membersihkan selokan-selokan serta membuang sampah-sampah yang bisa menampung air sebagai media bertelur bagi nyamuk ataupun menyiapkan pojok rokok, sehingga tidak mengganggu kesehatan orang lain dan keluarga kita.

“Mari kita wujudkan kampung sehat, agar kita semua semakin sehat, dengan upaya yang dilakukan secara bersama-sama,” serunya dihadapan para RT, RW, FKTS serta para kader maupun komunitas lingkungan yang ada di Kota Tangerang. (Riis)

Leave a Reply

Your email address will not be published.