Musim Hujan, Harga Cabai di Pasar Anyar Naik Rp 10 Ribu

img-20161115-wa0014

FORWAT, Kota Tangerang РHarga  bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang mengalami kenaikan. Tidak terkecuali harga cabai keriting yang terus melambung. Kenaikan cabai keriting dalam sepekan mencapai Rp 10 ribu. Dari semula Rp 58 ribu perkilo menjadi Rp 68 ribu perkilo.

Salahseorang pedagang cabai di Pasar Anyar Kota Tangerang, Yanto saat ditemui di lapak miliknya, Selasa (15/11/2016) mengatakan jika harga cabai keriting terus mengalami kenaikan. Kata dia, kenaikan terjadi saat musim hujan.

“Kenaikan harga cabai keriting terjadi kurang lebih awal bulan Oktober. Harga naik karena musim hujan,” katanya sambil memilah cabai.

Sementara, Kepala Pasar Anyar, Kota Tangerang, Achmad Juhaeni saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/11/2016) membenarkan jika harga cabai keriting terus mengalami kenaikan. Menurut data yang ia miliki, kenaikan cabai keriting selama tiga hari mencapai Rp 10 ribu perkilo. Yaitu dari semula Rp 58 ribu perkilo naik menjadi Rp 68 ribu perkilo.

“Kita update harga bahan pokok seminggu dua kali, yakni hari Senin dan Kamis. Data yang ada pada kami pada tanggal 10 bulan ini (November.red) harga cabai keriting Rp 58 ribu. Sementara tanggal 14 harga cabai keriting naik menjadi Rp 68 ribu. Jadi naik Rp 10 ribu,” ujar Juhaeni.

Ia menambahkan, kenaikan harga cabai mulai awal September lalu. Saat itu kata dia, harga cabai keriting hanya Rp 42 ribu perkilo. Menurutnya, hal tersebut disebabkan oleh faktor cuaca.

“Faktor utama cuaca, dimusim hujan ini bisa jadi petani cabai mengalami gagal panen. Untuk cabai mayoritas didapat dari petani daerah Brebes Jawa Tengah,” tutup pria yang akrab dipanggil Ajun. (Angga)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.