Terganggu Bau Sampah, Warga Serpong Ancam Tutup TPA Cipeucang

img-20161102-wa0005

FORWAT, Tangerang Selatan – Polusi udara dan bau tidak sedap yang berasal dari tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang di Jalan Raya Serpong, Gang Salem, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuat warga sekitar berang.

Karena itu, warga sekitar, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Serpong Peduli (Formasi) menggelar aksi damai di TPA Cipeucang, Rabu (2/11/2016).

Abdul Manaf, Koordinator Aksi kepada wartawan mengatakan saat ini lingkungan tempat ia tinggal telah tercemar oleh polusi udara akibat bau tidak saat uang berasal dari TPA Cipeucang. Kondisi tersebut kata Abdul telah berlangsung lama yaitu sejak dua tahun lalu.

“Sudah dua tahun ini kami warga Serpong merasa terganggu dengan adanya TPA Cipeucang yang berdiri tidak jauh dari tempat tinggal kami,” katanya. Selain menimbulkan bau dan mencemari lingkungan, sampah yang ada di TPA itu juga membuat warga sekitar merasa tidak nyaman, terlebih saat musim hujan.

“Untuk itu kami berharap kepada Pemkot Tangsel agar segera menutup TPA Cipeucang, apabila dalam tiga bulan setelah aksi ini tidak ditanggapi, juga tidak ada penyelesaian, maka kami akan mengambil langkah selanjutnya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kota Tangsel, Taher Rohmadi menerima perwakilan warga dan menandatangani kesepakatan bersama mengatakan, pihaknya sudah mendengar tuntutan warga agar segera menangani bau sampah yang mengganggu masyarakat sekitar.

“Kami (Pemkot) bersepakat akan mengurangi bau tidak sedap yang berasal dari TPA Cipeucang dalam waktu 3 bulan. Kami sudah mendengar keluhan warga yaitu, meminta agar Pemkot dalam hal ini DKPP untuk menghilangkan bau tidak sedap yang berasal dari TPA ini, namun dalam pelaksanaannya tidak bisa langsung, kami akan melakukan secara bertahap, minimal tiga bulan,” kata Taher.

Lanjut Taher, salah satu penyebab bau sampah di TPA Cipeucang itu karena ada air lendir yang keluar dari tumpukan sampah, yang kerap diguyur hujan sehingga bau dari sampah organik semakin memuai.

“Kami akan mencari cara mengurangi bau ini, dan akan mengusulkan untuk membeli alat pres khusus, agar bau dapat ditanggulagi secara bertahap,” pungkasnya.

Aksi demo TPA Cipecang juga disaksikan oleh sejumlah anggota DPRD Kota Tangsel, diantaranya Rizky Yonis Komisi IV, Abdul Rahman (Arnopi), Ketua Komisi I Taufik MA, Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro, dan Danramil Serpong Mayor Mulyadi. (Hendra/YCR)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.