Satpol PP Sita Ratusan Miras Dari Toko Dekat Kantor Kecamatan Cibodas dan Sate Khas Nelayan

123

FORWAT, Kota Tangerang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang mengamankan sebanyak 450 botol minuman keras (miras) dengan berbagai merek. Barangbukti miras tersebut didapat petugas dari tiga tempat yang berada di Kawasan Perumnas Karawaci 2, Jalan Perak Raya Nomor 4, Kecamatan Cibodas, Cafe yang berada di wilayah Pertokoan Lippo Village dan Rumah Makan (RM) Sate Khas Nelayan yang berada di Halaman Parkir Mall Transmart, Cikokol.

Pantauan Forwatnews di lapangan, kedatangan petugas Satpol PP menarik perhatian warga sekitar. Sedangkan pemilik, terlihat pasrah ketika barang dagangannya diangkut petugas. Ironisnya toko tersebut tepat berada di belakang Kantor Kecamatan Cibodas.

Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang yang langsung memimpin razia, Habibullah usai kegiatan mengatakan, penegakan Perda No 7 Tahun 2005 merupakan kegiatan yang rutin dilakukan. Dalam razia kali ini kata dia, terdapat tiga lokasi yang menjadi sasaran penertiban.

“Sore ini ada tiga tempat yang kita tertibkan. Pertama kita ke Perumnas Karawaci 2, Jalan Perak Raya Nomor 4, Kecamatan Cibodas, yang kedua cafe yang berada di wilayah pertokoan Lippo Village dan yang terakhir di rumah makan sate Khas Nelayan yang berada di halaman parkir Mall Transmart, Cikokol,” ujar Habibullah usai razia.

Habib menambahkan, di tiga lokasi tersebut mendapatkan 450 botol. Menurut Habibullah, toko yang menjual miras di wilayah Kecamatan Cibodas sulit ditertibkan. Hal itu terbukti dengan mengabaikan surat tegoran dan surat peringatan yang pernah dilayangkan oleh Satpol PP Kota Tangerang. “Dulu penjual itu sudah pernah kita tertibkan, tapi apa buktinya, dia tetap bandel,” ujar pria berkumis tebal ini.

Sementara, terkait adanya penjualan miras di rumah makan yang berada di wilayah Mall Transmart dirinya sangat menyayangkan. Pasalnya, pihak management mall tersebut belum mengetahuinya. “Sangat disayangkan pihak management mall tidak mengontrol setiap customernya. Padahal mall ini termasuk golongan elit, tapi mengapa pihak mall tidak mengetahui adanya perda Nomor 7 tahun 2005 tentang Pelarangan Peredaran Dan Penjualan Minuman Beralkohol,” keluh habib.

Ia berharap, ke seluruh managemen mall yang ada di Kota Tangerang dapat bekerjasama dengan pihak Satpol PP dalam membantu penegakkan Perda. (Angga)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.