Diundang Coffee Morning Kajati, Wali Kota Usul Penutupan Gerbang Tol Karang Tengah

coffee-morning-serang-walikota-3

FORWAT, Kota Tangerang – Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah meminta kepada Provinsi Banten bisa memfasilitasi usulan penutupan pintu tol Karang Tengah dan Cikupa ke Pemerintah Pusat. Ini dirasa sangat perlu karena selain untuk mengurai kemacetan yang biasanya terjadi di kedua titik tersebut, juga untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat Banten ke Jakarta yang pada akhirnya akan membantu pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Hal tersebut disampaikan Walikota saat menghadiri acara Coffee Morning yang diselenggarakan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten di Aula Kantor Kajati yang berlokasi di Jl. Raya Pandeglang KM 4 Serang, Rabu (02/11/2016).

“Kami sudah pernah menyampaikan secara langsung ke pemerintah pusat terkait penutupan pintu tol Karang Tengah, dan pada sekitar bulan Juli di salah satu media juga dimuat pernyataan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang akan menutupnya,” terang Walikota.

Oleh karenanya, melalui forum tersebut Walikota meminta kepada Plt Gubernur Banten Nata Irawan yang juga hadir dalam pertemuan tersebut untuk mengirimkan surat kepada pemerintah pusat terkait penutupan kedua pintu tol.

“Mudah-mudahan melalui forum ini Pak Plt Gubernur Banten bisa mengirim surat ke Pemerintah Pusat terkait penanganan kemacetan di pintu tol Karangtengah termasuk Cikupa, yang macetnya bisa mencapai kurang lebih 8 km. Kita mendorong pemerintah pusat untuk menyelesaikan persoalan kemacetan di Karang Tengah,” ujar Walikota.

“Jadi BPTJ pernah mengeluarkan statementnya untuk mengkaji, cuman sampai sekarang kita belum tahu hasil kajiannya seperti apa,” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kajati Banten E. Shahputra, dikatakannya bahwa persoalan kemacetan di pintu tol Karang Tengah sangat mendesak untuk segera diselesaikan.

“Kalau perlu tandatangan dukungan saya siap untuk tandatangan,” tegasnya.

Selain itu, dalam Coffee Morning yang juga dihadiri oleh seluruh Bupati/Walikota dan Muspida di Provinsi Banten tersebut, Walikota Tangerang juga menyampaikan berbagai isu yang ada di Kota Tangerang termasuk persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Kami besok akan melakukan gelar pasukan dengan melibatkan unsur TNI/Polri untuk menjaga kondusifitas di Kota Tangerang. Selain itu kami juga telah melakuka patroli dengan melibatkan tiga pilar ke berbagai wilayah di Tangerang,” beber Walikota.

Kesempatan Coffee Morning dimanfaatkan dengan baik oleh Walikota untuk meminta bantuan Provinsi Banten untuk menyelesaikan persoalan aset terutama aset kabupaten Tangerang yang ada di Kota Tangerang namun belum diserahkan.

“Persoalan aset sudah koordinasi dengan Sekda tinggal finalisasi Pak Plt, untuk itu mohon bantuannya pak biar segera bisa diselesaikan,” pinta Walikota kepada Plt Gubernur Banten yang baru dilantik.

Walikota juga meminta agar pihak yang berkepentingan terkait pembangunan di Banten bisa bersinergi untuk memajukan Banten sehingga tidak terkesan jalan sendiri-sendiri.

“Jalan Thamrin setiap hujan pasti banjir ternyata ada crossing depan Awal Bross akibat utilitas kabel PLN. Untuk itu mudah-mudahan PLN bisa menata kembali sehingga tidak mengakibatkan permasalahan ditempat lain, ” ucap Walikota seraya mengusulkan agar di Kota Tangerang pelayanan PLN-nya bisa terpusat di Kota Tangerang dan tidak terbagi dua di Cikokol dan Kebayoran. (Riis)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.