MoU Pengembangan Smart City Kota Tangerang dan Kabupaten Badung

ok

FORWAT, Kota Tangerang – Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta berkunjung ke Kota Tangerang dalam rangka penandatangan MoU Pengembangan Smart City antara Kota Tangerang dengan Badung di Ruang Tangerang Live Room (TLR), Rabu (19/10/2016).

“Kami dari Pemkab Badung masih jauh dibawah, terkait Smart City. Karena kami baru mulai pengembangannya dari tahun ini dan targetnya baru tahun 2017 kita bangun Badung Smart center. Kami salut pada Kota Tangerang karena dj Tangerang sudah ada 100 aplikasi lebih. Dan Hari ini ada 16 aplikasi yang akan kami ambil,” ujar Giri Prasta.

Inyoman Giri Prasta juga berharap agar kerjasama tersebut bisa terus dilanjutkan terutama terkait dengan pemanfaatan teknologi dalam peningkatan pelayanan publik di Kota Tangerang.

“Mudah-mudahan kedepan pemkab Badung betul-betul bisa bersinergi dengan Pemkot Tangerang terutama dalam pengembangan Smart City,” terangnya.

Pengembangan Smart City di Kota Tangerang telah dimulai sejak tahun 2015, dan pembangunan Tangerang Live Room sendiri baru diresmikan pada tahun 2016, meski demikian Kota Tangerang telah berhasil menorehkan berbagai prestasi terkait penerapan Smart City, seperti Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) Award yang dilaksanakan oleh Harian Kompas kemudian Indonesia Digital Society Award (IDSA) oleh Mark Plus dan juga penghargaan dari Pemerintah Pusat terkait dengan penerapan Sistem Informasi Kepegawaian Daerah (SIKDA).

Pemanfaatan Teknologi Informasi di Kota Tangerang juga dimanfaatkan untuk pelayanan publik seperti Perijinan Online, Lowongan Kerja Online, dan juga Pusat  Pengaduan Masyarakat lewat aplikasi Laksa. Dan tercatat sampai saat ini sudah ada sekitar 153 aplikasi yang telah dibangun oleh Pemkot Tangerang.

“Kita memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang ada di Pemkot Tangerang,” jelas Walikota saat ditanya oleh salah satu rombongan dari Kabupaten Badung soal kiat pengembangan TI di Kota Tangerang.

“Dulu kita menggunakan pihak ketiga namun karena mereka hanya membangun dan tidak terlibat dalam maintenance-nya makanya kita maksimalkan pegawai kita sendiri untuk mengambangkan aplikasi yang dibutuhkan,” papar Walikota seraya menegaskan bahwa pihaknya siap berbagi ilmu dengan pihak manapun terkait pengembangan Smart City. (Riis)

Leave a Reply

Your email address will not be published.