Kedapatan Pungli di Jalan Raya Legok, Empat Pegawai Organda di Ciduk Polisi

img-20161017-wa0001

FORWAT, Kabupaten Tangerang – Instruksi Presiden RI, Joko Widodo untuk memberantas pungutan liar (pungli) merambah ke berbagai daerah. Tidak terkecuali di Kabupaten Tangerang.

Empat orang anggota Organisasi Angkutan Darat (Organda) diciduk petugas Kepolisian Polres Tangerang Selatan karena kedapatan mengutip sejumlah uang pada pengemudi truk yang melintas di Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang.‬

‪Para pelaku, Awaludin, Jupri, Andi Saputra dan Suhendi meminta pengemudi truk yang melintasi kawasan itu membayar selembar karcis sebesar Rp.2 ribu hingga Rp.5ribu. Untuk selanjutnya uang hasil pungli itu disetor keatasan para pelaku.‬

‪Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri menuturkan, penangkapan itu berawal saat Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Akhmad Alexander Yurikho Hadi memimpin anak buahnya melakukan suatu observasi wilayah.‬

‪”Sesampai di jalan Legok, petugas mengamati bahwa ada empat pegawai Organda yang terang-terangan menukar karcis dengan sejumlah uang pada tiap pengemudi truk yang melintas,” tutur Mansuri, Senin (17/10/2016) pagi.‬

‪Setelah diyakini bahwa tindakan tersebut adalah pungli, lalu petugas pun langsung melakukan penangkapan. Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita barang bukti yaitu berupa, uang tunai ratusan ribu rupiah, empat kartu ID Organda, sejumlah karcis, empat unit handphone serta banner bertuliskan Pos Organda Kelapa Dua, turut disita petugas.‬

‪Saat diinterogasi petugas, sambung Mansuri, keempat pelaku mengaku sudah melakukan praktik tersebut sejak setahun lalu. Tiap satu shift operasi yang berlangsung selama 8 jam, mereka menyetor ke atasannya bernama Arifin sebanyak Rp.250 ribu.‬

‪”Dalam sehari, mereka beroperasi seperti itu selama 24 jam yang terdiri dari tiga shift. Tiap shift mereka menyetor ke atasannya sebanyak Rp250 ribu,” tandasnya.

‪Para pelaku berikut barang bukti lalu digelandang ke Mapolres Tangsel. Sementara salah satu korbannya, seorang sopir truk, Saepullah (34), telah dimintai keterangannya. Polisi pun masih terus mendalami adanya keterlibatan oknum pegawai lain dalam pungli tersebut. (btl)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.