Palsukan Stempel dan Tandatangan Rektor, Karyawan UIN Ditangkap Polres Tangsel

img-20161011-wa0000

FORWAT, Tangerang Selatan – SY (38), seorang karyawan di Universitas Islam Negeri (UIN)Syarif Hidayatullah Jakarta ditangkap Anggota Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Warga Lembah Hijau RT 012/013 Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Depok itu diduga telah memalsukan dokumen penting.

Penangkapan dan pengamanan SY oleh Anggota Reskrim Polres Tangsel Berdasarkan surat laporan dengan nomor LP/1293/K/X/2016/Res Tangerang Selatan pada 6 Oktober 2016, yaitu mengenai perkara tindak pidana pemalsuan dokumen.

Wakapolres Tangsel, Kompol Bachtiar Alponso, S.IK, S.Mi, mengatakan, SY merupakan salah satu karyawan di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta yang menjadi tersangka atas pemalsuan dokumen resmi yang ditanda tangani oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA.

“Tersangka dilaporkan oleh Somari, S.Ag yang juga sebagai karyawan di kampus tersebut. Dengan saksi – saksi antara lain Zulan Febriyanto, Dadang Setyanto, H. Surya Bagya, dan Aswan,” jelasnya, Senin (10/10/2016).

Dikatakan Alponso, bahwa modus operandi yang dilakukan oleh tersangka adalah dengan cara mengaku-mengaku sebagai panitia penerimaan mahasiswa tahun 2017 dan dapat meloloskan calon mahasiswa melaui jalur khusus.

“Dengan cara itu para calon mahasiswa harus menyerahkan uang sebesar Rp.210.000.000. Didalam perkara ini korban sudah menyerahkan uang kepada tersangka sebesar Rp.60.000.000,” katanya.

Sementara untuk meyakinkan korbannya, jelas Alponso, tersangka membuat surat keputusan yang seolah-olah diterbitkan oleh UIN tentang pengangkatan tersangka sebagai panitia penerimaan mahasiswa melalui jalur khusus yang ditandatangani oleh Rektor UIN.

“Sebenarnya surat keputusan tersebut palsu dan tanda tangan Rektor UIN atas nama Prof. Dr. Dede Rosyada, MA juga dipalsukan berikut stempel kampus UIN,” katanya.

Dirinya juga menghimbau, kepada masyarakat khususnya kepada seluruh calon mahasiswa agar lebih berhati-hati apabila ada seseorang yang menawarkan penerimaan mahasiswa secara instan tanpa adanya tes masuk dan sebagainya.

“Apabila menemukan orang yang menawarkan penerimaan secara instan tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak yang berwajib,” tegasnya.

Adapun yang berhasil diamankam petugas, satu lembar asli surat keputusan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta No.178 tahun 2016 tanggal 06 Agustus 2016, dan satu buah cap stempel berlogo Kementrian Agama RI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Zul)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.