Rano, Zaki dan Arief Resmikan Proyek Pengelolaan Sampah di Kabupaten Tangerang

peresmian-pengolahan-biomassa-walikota4

FORWAT, Kabupaten Tangerang – Pengelolaan sampah teknik hidrotermal yang digagas Sumarecon kerjasama dengan PT. Shinko Teknik Indonesia diresmikan di Kampung Carang Pulang, Kelurahan Medang, Rabu, (5/10/16).

Adrianto P Adhi,  selaku President Director dari summarecon menjelaskan,  peresmian Pengolahan Biomassa ini merupakan salah satu langkah nyata perusahaan untuk kembali membuktikan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan.  Selama ini summarecon telah menjalankan berbagai program ramah lingkungan seperti pengolahan dan pemanfaatan kembali air limbah dengan teknologi waste water treatment menyediakan ruang terbuka hijau di setiap kawasan,  pembuatan lubang biopori juga bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi untuk melakukan kampanye daur ulang dan pemilahan sampah warga.

“Program-program ini dijalankan di seluruh kawasan yang dikembangkan oleh summarecon agar lingkungan tetap terjaga kelestariannya,  juga menjadi nyaman dan sehat bagi para penghuninya,” tutur Presdir Sumarecon.

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan pemerintah daerah saat ini terus berupaya melakukan pembenahan dalam sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang dengan mencoba melakukan kerjasama dengan pihak swasta dalam penggunaan teknologi yang mungkin dilakukan pada pengelolaan sampah, disamping tentunya mencanangkan program unggulan yang kita sebut dengan program “Gema Ripah” atau Gerakan Masyarakat Mandiri Sampah, selain itu saya juga telah menginstruksikan kepada seluruh camat untuk terus menggalakkan gerakan Jum’at Bersih di tiap wilayah kecamatan dengan menyediakan truk pengangkut sampah di tiap kecamatan di Kabupaten Tangerang. Namun demikian semua program yang sudah dan akan dijalankan tentunya tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya dukungan dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam membantu mengurangi persoalan sampah di Kabupaten Tangerang.

“Untuk itu, peresmian KSO Pengelolaan Biomassa yang kita laksanakan hari ini tentunya menjadi sangat penting artinya dalam upaya kita mengurangi permasalahan sampah khususnya di Kabupaten Tangerang, tentunya saya atas nama Pemerintah daerah sangat mendukung dan menyambut baik atas diresmikannya KSO Pengelolaan Biomassa ini,” ucapnya.

A. Zaki Iskandar menambahkan, ia pun berharap dengan hadirnya Pengelolaan Sampah terpadu ini, mudah-mudahan dapat menjadi solusi yang tepat dalam mengatasi persoalan sampah yang berkembang saat ini khususnya diwilayah Kabupaten Tangerang, sehingga harapan kita bersama untuk mewujudkan daerah yang bersih, sehat dapat tercapai sesuai dengan harapan kita semua.

Gubernur Provinsi Banten H. Rano Karno mengatakan bahwa permasalahan sampah sampai dengan saat ini menjadi permasalahan yang belum sepenuhnya terpecahkan, terlebih di kota-kota besar yang jumlah penduduknya sangat padat tidak terkecuali dalam hal ini Kabupaten Tangerang. Permasalahan ini timbul terutama akibat terus membesarnya volume sampah yang dihasilkan, selain tentunya karena keterbatasan lahan untuk pembuangan akhir, masalah ini juga disebabkan dengan pertumbuhan penduduk yang terus meningkat serta diperparah dengan semakin berkurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah bukan pada tempatnya.

“Perlu diketahui teknik pengolahan sampah dengan teknologi hidrotermal ini mungkin yang pertama di Indonesia karena saya telah keliling Indonesia untuk mencari teknik pengolahan sampah yang tepat, tetapi teknologi hidrotermal ini baru saya temukan di Kabupaten Tangerang,” pungkas Rano. (riis)

Leave a Reply

Your email address will not be published.