Proyek Normalisasi Kali Angke Mandek, Diduga Jadi Penyebab Banjir di Wilayah Timur

whatsapp-image-2016-09-29-at-15-18-11

FORWAT, Kota Tangerang – Hujan deras dan meningkatnya debit air Kali Angke, Sabtu (24/9/2016) pekan lalu, menyebabkan sejumlah wilayah yang berada di bagian timur Kota Tangerang tergenang banjir. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, sedikitnya ada enam titik banjir yaitu diantaranya, Puri Kartika, Komplek DDN, Ciledug Indah 1 dan 2, Pondok Bahar, Candulan dan Pinang Griya.

Mandeknya proyek normalisasi Kali Angke diduga menjadi salahsatu penyebab kawasan itu kembali terendam banjir.

Diketahui pada tahun 2016 Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menganggarkan pembebasan lahan yang akan menjadi proyek penurapan Kali Angke. Untuk itu, Pemkot Tangerang mengharapkan agar Pemerintah Pusat segera melanjutkan proyek normalisasi Kali Angke yang sampai sekarang sudah mencapai 14,16 km dari 20,86 km yang akan diturap. Sementara sisanya kurang lebih 6,7 km.

Warga Ciledug Indah 1, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, H. Deddy Syafei menilai Pemkot Tangerang belum maksimal menangani persoalan banjir di wilayah tersebut. Pasalnya, meski telah dilakukan penurapan di beberapa wilayah yang berada di bantaran Kali Angke, namun wilayah tersebut tak lantas bebas dari banjir. Genangan air dengan ketinggian 50 cm sampai 1 meter itu, kata Deddy diakibatkan meluapnya air Kali Angke yang melintasi kawasan tersebut.

“Kemarin, banjir itu karena air Kali Angke meluap. Itu disebabkan adanya turap yang belum ditinggikan,” ujar Deddy.

Ia menambahkan, hingga saat ini proyek normalisasi Kali Angke belum semuanya rampung dikerjakan. Terlihat masih banyak tumpukan material yang dibiarkan tergeletak di bantaran Kali Angke.¬†Deddy berharap, tahun ini, Pemkot Tangerang dapat menyelesaikan pembebasan lahan dan agar pekerjaan proyek penurapan Kali Angke dapat dilanjutkan kembali. Sehingga tujuan proyek itu dapat berjalan maksimal. “Setidaknya dengan adanya penurapan itu dapat memberikan dampak positif untuk warga. Saya harap proyek normalisai dapat lanjutkan. Ya, agar perumahan ini bebas dari banjir.Kalau kenapa alasannya proyek tidak diselesaikan saya kurang paham. Penurapan ini kan program pusat. Bisa jadi ada pemotongan anggaran,” papar Deddy yang juga pernah menjabat Wakil Walikota Tangerang periode tahun 2004-2009

Sementara, Lurah Pedurenan, Kecamtan Karang Tengah, H. Supriatman saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi dari Pemkot Tangerang terkait akan dilanjutkannya proyek normalisasi Kali Angke. Dengan begitu, pihaknya sangat berharap kepada Pemkot Tangerang agar segera meneruskan pembangunan tersebut. “Saya harap penurapan Kali Angke segera dilanjutkan agar warga Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2 terbebas dari banjir,” tutupnya. (Angga/Lala)

Leave a Reply

Your email address will not be published.