Telusuri Sungai Cisadane, Petugas Gabungan Cari Mayat Anak Punk

 

40

FORWAT, Tangerang Selatan – Petugas gabungan yang terdiri dari Polsek Cisauk, Polres, BNPB dan anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangerang Selatan, melakukan pencarian  mayat korban pembunuhan yang dibuang dari atas Jembatan ke Sungai Cisadane, Cisauk, Rabu (28/9/2016) pagi.

Kapolsek Cisauk, AKP Army Sevtiansyah  dilokasi kejadian mengatakan, pencarian mayat korban pembunuhan dilakukan sejak hari Selasa (27/9/2016) Pukul 03.00 WIB  hingga, Rabu (28/9/2016) dinihari.  Pencarian itu  melibatkan tim gabungan yang terdiri dari  Polsek Cisauk, Polres, BNPB dan anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangerang Selatan.

Kapolsek menjelaskan, bahwa berdasarkan keterangan empat orang pelaku (anak punk) yang sudah ditangkap. Diketahui usai dibunuh, kemudian pelaku membuang mayat korban dari atas Jembatan ke Sungai Cisadane, Cisauk, Selasa (27/9/2016) dinihari.

“Tim gabungan terus berusaha mencari mayat korban yang dibuang para pelaku ke Sungai Cisadane. Ya,  hingga radius 4 km dibelakang Rumah Sakit Assyobirin. Tapi hingga kini tim belum  menemukan mayat korban,” tutur Kapolsek Cisauk.

Seperti diketahui bahwa atas laporan  masyarakat, Selasa (27/9/2016) dinihari telah terjadi pertikaian antar  sesama anak jalanan (punk.red) yang berlokasi di atas Jembatan Cisauk, (Sungai Cisadane). Akibat pertikaian itu terjadi pengeroyokan yang menyebabkan satu korban tewas akibat luka bacok. Tak butuh waktu lama, petugas Kepolisian Polsek Cisauk berhasil membekuk para pelaku pengeroyokan yang berjumlah empat orang, berikut barang bukti sebilah celurit dan baju yang berlumuran darah. (BTL)

Leave a Reply

Your email address will not be published.