Dugaan Kasus Pemalsuan KTP, Polres Tangerang Akan Panggil Kasi dan Camat Sepatan

Ilustrasi (net)

Ilustrasi (net)

FORWAT, Kabupaten Tangerang – Wakasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Endang Efendy membenarkan adanya dugaan keterlibatan Kasi Pemerintahan Kecamatan Sepatan Induk,berinisial And terkait kasus pemalsuan KTP.

Endang saat ditemui forwatnews.com di ruang kerjanya beberapa waktu lalu membenarkan kedatangan anggota Unit Jatanras Polresta Tangerang ke Kantor Kecamatan Sepatan Induk guna mencari dan meminta keterangan Adn terkait dugaan tersebut.

“Anggota kami sudah mendatangi kantor Kecamatan Sepatan mencari Adn untuk dimintai keterangan terkait keterlibatannya dalam kasus pemalsuan KTP tersebut, karena kami sudah menangkap lebih dulu rekan Adn yg berinisial Wwn warga Kecamatan Sepatan lengkap beserta barang buktinya,” tandas Endang.

“Kasus ini sedang kami selidiki dan kami pun sudah membuat surat pemanggilan untuk Adn dan Camat Sepatan untuk kami minta keterangannya,” sambungya menjelaskan.

Sedangkan Adn sendiri saat ditemui forwatnews di ruang kerjanya, Kamis (22/9/2016) menyangkal atas semua dugaan keterlibatannya dirinya terkait kasus pemalsuan KTP tersebut. Sebaliknya Adn mengaku bahwa dia tidak mengenal Wwn yang sudah lebih dahulu tertangkap dan sudah diamankan petugas Polresta Tangerang.

“Saya tidak tahu menahu tentang pemalsuan KTP itu apalagi kenal sama Wwn dan kalau warga yang buat KTP sama saya dinyatakan palsu, berarti warga yang buat KTP di Catatan Sipil (Casip) Kabupaten Tangerang juga palsu,” kilah Adn.

“Beberapa hari yang lalu saya juga sudah menemui anggota Polresta Tangerang, diKantor Kecamatan Sepatan Induk dan ngobrol santai. Tapi saya sama sekali tidak pernah menerima surat pemanggilan secara resmi yang ditujukan buat saya,” ujarnya menambahkan.

Senada dengan Camat Sepatan Induk, Bambang mengatakan hingga saat ini dirinya mengaku belum menerima surat pemanggilan dari Polresta Tangerang untuk dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan Adn dalam kasus tersebut.

“Sampai saat ini saya tidak pernah menerima surat apapun dari Polresta Tangerang dan untuk anggota Polresta Tangerang yang pada beberapa hari yang lalu menemui Adn pun saya himbau agar lebih baik melakukan pemeriksaan Adn di Polres saja, jangan di kantor Kecamatan Sepatan,” ujarnya. (Widya/Adit)

Leave a Reply

Your email address will not be published.