Event TGIF/WTA, Kabag Humas Tangsel Dikritisi Awak Media, Asda 3 yang Minta Maaf

img-20160921-wa0080

FORWAT, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memohon maaf kepada awak media atas kurang maksimalnya pelayanan yang diberikan panitia acara saat meliput kegiatan Tangsel GIF-WTA 2016.

Permohonan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Asisten Daerah (Asda) III Pemkot Tangsel, Nur Slamet pada awak media di Rumah Makan Kampung Angrek, Rabu (21/9/2016) siang.

“Ini akan kami koreksi, dari kekurangan ini kami belajar. Semoga pelaksanaan yang masih dua hari lagi kekurangan tersebut dapat kami perbaiki,” kata Nur Slamet.

Sebelumnya, beberapa awak media yang meliput kegiatan internasional tersebut mengkritisi kesiapan panitia event TGIF – WTA 2016, terutama kurangnya fasilitas media center yang disediakan panitia acara, sehingga para pemburu berita di acara tersebut kesulitan dalam mengakses informasi dan jadwal kegiatan.

“Tidak ada komputer, akses internet dan manual acara TGIF-WTA 2016 serta pemandu atau translater bagi para jurnalis manca negara yang hadir. Sebagian dari mereka bahkan sempat bertanya pada kami mengenai jadwal dan keperluan lainnya. Saya menjawab apa adanya karena minim informasi terkait kegiatan ini,” keluh Bambang, awak media yang ikut meliput kegiatan TGIF 2016.

Dalam pertemuan terbatas antara Pemkot Tangsel dan awak media itu beberapa wartawan menyampaikan kekecewaannya atas pelayanan yang diberikan panitia TGIF-WTA 2016.

“Saya sangat kecewa karena media center yang dikoordinir langsung Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Tangsel, Didi Rafidi ini sangat tidak layak. Kinerjanya buruk bahkan kami sempat dilempar sana sini saat menanyakan buku pedoman panduan kegiatan TGIF-WTA 2016,” ujar Bambang dengan nada kesal. (Hend/Lala)

Leave a Reply

Your email address will not be published.