KPU Kota Tangerang Minta PPS Dekatkan TPS dengan Rumah Sakit

img-20160920-wa0001

FORWAT, Kota Tangerang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang mengintruksikan kepada Panitia Pemilihan Suara (PPS) untuk mendekatkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017 dengan rumah sakit.

Demikian hal ini diungkapkan Kepala Divisi Program dan Data KPU Kota Tangerang, Ahmad Syailendra saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhir dan Data Pemilih yang digelar di Kantor KPU Kota Tangerang, Jalan Nyimas Melati, Kecamatan Tangerang, Selasa (20/9/2016).

Dalam rapat yang dihadiri oleh pihak pimpinan rumah sakit se-Kota Tangerang Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, kepolisian, TNI, pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), pihak Rumah Tahahan (Rutan), pihak Otorotas Bandara, Angkasa Pura 2, Kejaksaan Negeri Tangerang, dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tersebut, Ahmad Syailendra mengatakan, semua warga punya hak yang sama dalam kemudahan memilih.
“Kami akan intruksikan PPS melalui PPK agar menyiapkan TPS dekat dengan rumah sakit. Makanya, dalam Rakor ini kami undang khusus pihak rumah sakit untuk menyampaikan mekanisme pencoblosan bagi para pegawai dan pasien rumah sakit,” kata Syailendra.

Berdasarkan PKPU 8 Tahun 2016 tentang Pemutakhiran Data Pemilih dijelaskan, bahwa, pemilih yang berstatus pegawai rumah sakit dan pasien yang akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Banten 2017 dan bukan penduduk wilayah setempat rumah sakit, harus menggunakan formulir A.5-KWK (Formulir Pindah Pilih).

“Pasien dan petugas rumah sakit yang akan mencoblos di TPS dekat rumah sakit dan dia bukan penduduk setempat rumah sakit boleh meminta formulir pindah pilih ke PPS tempat mereka tinggal dan melakukan pindah pilih ke TPS dekat rumah sakit,” jelas Syailendra.

Pengelola Rumah Sakit Annisa, Cibodas, Adam menyampaikan, terkait dengan formulir pindah pilih, pihaknya berharap bisa diberikan kemudahan bagi petugas rumah sakit dan pasien yang sedang dirawat di rumah sakit. Bahkan, sambungnya, KPPS (Kelompok Panitia Pemungutan Suara), bisa keliling ke kamar-kamar pasien agar pasien mudah menyalurkan hak pilihnya. “Kalau bisa jangan hanya didekatkan ke rumah sakit, tapi petugas KPPS juga bisa menyambangi ke ruang inap pasien,” himbaunya. (Hms/lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.