Diduga Tak Berizin, Karaoke Holliday Disegel Satpol PP

Foto : lensapenanews

Foto : lensapenanews

FORWAT, Kabupaten Tangerang – Diduga tidak mengantongi izin, tempat hiburan karaoke keluarga Holliday di Kawasan Ruko Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang disegel Satpol PP Kabupaten Tangerang, Senin (5/9/ 2016). Selain tidak memiliki izin, diduga, tempat karaoke tersebut mempekerjakan anak di bawah umur, sebagai lady companion (LC) atau perempuan pemandu tamu karaoke.

Pantauan di lapangan, puluhan anggota gabungan dari Satpol PP Kabupaten Tangerang didampingi anggota TNI dan Polri sudah berada di lokasi sekitar pukul 14:00 WIB. Namun, penyegelan dilakukan sekitar pukul 15:30 WIB, karena menunggu pemilik tempat karaoke tersebut, yaitu HL yang tidak kunjang datang ke lokasi.

Camat Panongan, Prima Zarah Puspa menjelaskan, tempat karaoke keluarga Holliday ini sudah sekitar 1 bulan beroperasi, namun tidak memiliki izin. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang juga, kata Zarah, sudah berkali-kali memberikan peringatan terhadap pemilik, namun tidak diindahkan. Selain itu, Zarah menyebut, pihaknya pernah menemukan LC di tempat karaoke tersebut yang ternyata anak di bawah umur.

“Kita sudah berkali-kali memberikan peringatan, tetapi tidak dihiraukan. Makanya, hari ini dilakukan penyegalan. Sebelum dilakukan penyegelan, Kita juga mengundang yang bersangkutan (pemilik-red), tetapi tidak hadir juga. Makanya, kita ambil tindakan tegas, disegel,” ujar Prima Zarah Puspa.

Tidak hanya terhadap tempat karaoke keluarga Holliday, tegas Zarah, pihaknya juga akan melakukan tindakan yang sama, yaitu penyegelan, terhadap tempat-tempat hiburan, atau usaha lain seperti panti pijat di wilayah Kecamatan Panongan jika tidak mengantongi izin.

Terkait adanya dugaan anak di bawah umur, Kapolsek Panongan AKP Muhamad Said membenarkan. Pada saat pihaknya melakukan razia gabungan dengan Satpol PP Kecamatan Panongan, memergoki LC di karaoke keluarga Holliday yang ternyata anak di bawah umur.

“Kita menukan itu (LC anak di bawah umur-red), benar. Setelah Kita periksa, mengaku kelahiran tahun 1998. Tetapi tidak bisa menunjukkan KTP. Dan Kami memastikan, anak masih di bawah umur,” katanya. (WH/Frwt)

Leave a Reply

Your email address will not be published.