Tak Miliki Paspor, Tenaga Kerja Asing PT. Oppo Diamankan Tim Gabungan

IMG-20160905-WA0003

FORWAT, Kota Tangerang – Tim gabungan yang terdiri dari Kantor Imigrasi, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Intel Kejari, Intel Polres Metro Tangerang Kota, Intel Kodim 0506/Tangerang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang menggelar Operasi Yustisi Tenaga Kerja Asing (TKA), Senin (5/9/2016) pagi.

Dalam operasi itu, petugas berhasil mengamankan satu orang TKA warga negara China bernama (Liu Ciuohui). Pria tersebut diketahui bekerja di PT. Selalu Bahagia Bersama ( Perusahaan perakitan smartphone merk Oppo) yang berlokasi di Jalan Benua Raya, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Operasi dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kota Tangerang, Ari. S. Sebelum operasi dimulai, tim diberikan arahan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kota Tangerang, MT. Satiawan.

Menurut keterangan HRD PT. Selalu Bahagia Bersama, Santo, bahwa ada sebanyak 13 orang TKA yang bekerja di perusahaan tersebut. Mereka berasal dari China dan sudah satu tahun bekerja. “Ada 13 orang TKA yang bekerja disini,” ujarnya singkat.

Kepala Seksi Politik Dalam Negeri. Kantor Kesbangpol Kota Tangerang, Kaonang mengatakan setelah mendapat keterangan dari pihak perusahaan selanjutnya tim gabungan meminta agar keseluruhan TKA dikumpulkan di ruang rapat untuk dilakukan pendataan oleh pihak Imigrasi dan Disdukcapil.

Dari 13 TKA tersebut, Tim menemukan salah satu TKA yang sedang bersembunyi di ruang produksi. Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas Imigrasi dan Tim Timpora bahwa TKA tersebut tidak memiliki paspor. “Saat ditanyakan kepada yang bersangkutan bahwa dia memiliki nama Liu Ciuohui jenis kelamin laki-laki dan saat ini sedang proses oleh pihak Imigrasi kota Tangerang,” terang Kaonang usai operasi.

Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, diketahui seluruh orang asing yang bekerja di PT. Oppo tidak memiliki dokumen pendamping. Sedangkan berdasarkan aturan TKA, seharusnya tenaga tekhnik engineering dan tenaga ahli lainnya harus mendapat pendampingan dari orang Indonesia. Sesuai keahlian dan harus berpengalaman dibidangnya. (Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.