Tak kantongi Izin, Pemilik Tetap Nekad Membangun. Alasannya Proses Izin Dinilai Lamban

IMG-20160905-WA0000

FORWAT, Kota Tangerang – Lambannya proses izin mendirikan bangunan (IMB) pada Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Tangerang menjadi salahsatu alasan pemilik bangunan rumah toko (Ruko) yang berada di Jalan Sultan Agung Tirtayasa RT03 RW05, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang nekad membangun. Padahal pemilik mengaku permohonan izin tersebut sudah dilayangkan sejak 18 Maret lalu dan hingga saat ini (bulan september) izin tersebut tak juga diterbitkan. Sementara meski belum memiliki izin pemilik tetap membangun 4 unit ruko yang pembangunannya telah mencapai 20 persen.

Sementara pemilik bangunan, Nur menolak jika proses pekerjaan pembangunan ruko miliknya harus dihentikan oleh Dinas Bangunan (Disbang) Kota Tangerang. Pasalnya Nur merasa telah mengikuti proses. Izin dan telah melengkapi berkas adminstrasi. Bahkan wanita berkulit putih tersebut menyalahkan lambannya pelayanan yang diberikan pihak BPMPTSP Kota Tangerang.

“Dinas bangunan tidak bisa begitu saja menyuruh saya untuk menyetop proses pembangunan. Harusnya ditelusuri dulu di kantor perizinannya. Kenapa berkas saya bisa lama dan izinnya belum juga keluar,” ujar Nur, Senin (5/9/2016).

Nur juga mengatakan kalau berkas perizinan itu telah diserahkan melalui staf BPMPTSP bernama Ahmad Sumardi. Namun hingga saat ini berkas tersebut tak kunjung diterbitkan izinnya.
“Saya dijanjikan sebelum lebaran IMB sudah jadi. Saya panggil tukang untuk mengerjakan bangunan saya. Ternyata, IMB sampai saat ini belum juga jadi. Saya sudah dapat tegoran dari Dinas Bangunan Kota Tangerang,” jelasnya.

Akibat lambannya proses izin itu, Nur merasa kecewa atas pelayanan yang diberikan pihak BPMPTSP. Untuk itu Nur berharap kedepan sistem pelayanan dapat diperbaiki sehingga mempermudah masyarakat dalam mengurus izin “Kalau bisa proses pengurusan IMB jangan lama-lama dong,” keluhnya.

Tekait hal tersebut, saat dikonfirmasi, Senin (5/9/2016) staf BPMPTSP Kota Tangerang, Ahmad Sumardi mengaku sudah menyerahkan berkas itu kepada bidang perizinan. Selanjutnya menurut dia tinggal menunggu proses izin itu selesai.

Sementara berdasarkan pantauan forwatnews.com meski belum mengantongi izin (IMB) pekerjaan pembangunan 4 unit ruko berlantai dua itu tetap dilaksanakan oleh pemilik. Terkait hal itu Pemkot Tangerang dalam hal ini Dinas Bangunan dan Satpol PP diminta bertidak tegas (tidak tebang pilih.red) dalam melakukan penertiban terhadap pelanggar peraturan di Kota Tangerang. (Angga/Lala)

Leave a Reply

Your email address will not be published.