Camat Sepatan Akui Adn Diduga Terlibat Kasus Pemalsuan KTP

1
2
FORWAT, Kabupaten Tangerang – Terkait dugaan keterlibatan pemalsuan KTP yang dilakukan oleh oknum PNS yang menjabat sebagai Kasi Pemerintahan, Kecamatan Sepatan berinisial (Adn), Camat Sepatan, Bambang angkat bicara. Ditemui di kantornya, Rabu (31/8/2016) siang, Bambang menjelaskan bahwa sebelumnya sudah mengetahui bahwa (Adn) pernah terlibat masalah serupa, bahkan telah berulang kali di tempat dimana dia bertugas sebelum di Kecamatan Sepatan.

ternyata bukan hanya baru dilakukan di kecamatan dimana dia bertugas sekarang. Bambang selaku Camat Sepatan yang berhasil ditemui di kantornya kemarin siang, menjelaskan bahwa dia sudah mengetahui bahwa (Adn) dulu pernah bermasalah bahkan berulang kali di kecamatan-kecamatan tempat (Adn) bertugas sebelum di Kecamatan Sepatan. Sementara perihal dugaan adanya pungutan uang yang diminta (Adn) untuk pembuatan KTP di Kecamatan Sepatan juga sudah diketahui Bambang. Namun itu diakuinya sebelum (Adn) bertugas di Kecamatan Sepatan. Bahkan jauh-jauh hari sebelum anggota Unit Jatanras Polresta Tangerang datang menyambangi kantor Kecamatan Sepatan atas dugaan kasus pemalsuan KTP tersebut. (Adn) juga sudah berulang kali ditegur dan diperingati Bambang agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Saya sudah bolak balik menegur dan memperingati Adn, tapi nyatanya Adn masih terus mengulangi perbuatannya, sampai akhirnya kita kedatangan anggota kepolisian dari Polresta Tangerang yang mencari Adn perihal pemalsuan KTP yang dilakukannya. Ini menyangkut nama baik Kecamatan Sepatan,” papar Bambang.

Bambang juga menegaskan bahwa jika benar Adn terlibat dalam hal pemalsuan KTP dan pemalsuan yang lainnya, maka hal ini adalah urusan pribadi dan bukan urusan kecamatan. Usulan mengeluarkan atau memutasi Adn dari Kecamatan Sepatan juga pernah diusulkan ke Pemda Kabupaten Tangerang. Namun Pemda Kabupaten Tangerang tidak bisa serta merta melaksanakannya.

“Kita pernah minta Adn dimutasi. Keluarkan Adn dari Kecamatan Sepatan demi nama baik Kecamatan dan kita semua, karena Adn sudah terlalu banyak membuat masalah disini,” tambah Bambang dengan nada tegas.

Sampai berita ini dirilis, Adn masih belum bisa ditemui untuk dimintai keterangan terkait dugaan tersebut karena Adn tidak pernah ada di tempat baik di kantor Kecamatan Sepatan maupun di rumahnya. (Widya/Adit)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.