Diduga Tanpa IMB, Pemilik Nekad Bangun Ruko

d

FORWAT, Kota Tangerang – Pembangunan 4 unit Rumah Toko (Ruko) yang beralamat di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa RT03 RW05, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang diduga tidak mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Meski begitu pemilik tetap nekad membangun dan proses pembangunan tetap berlangsung.

Pantauan forwatnews.com, pada bangunan ruko tersebut tidak terlihat adanya plang IMB yang dikeluarkan oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP). Pemilik hanya memasang lembaran kertas serah terima berkas yang dikeluarkan oleh BPMPTSP.

Salah seorang pekerja yang enggan disebut namanya, saat ditemui di lokasi, Senin (29/8/2016) mengatakan bahwa bangunan yang sedang dikerjakan memang belum memasang plang IMB. Hal itu lantaran pemilik masih masih mengurus izin adminstrasi bangunan tersebut dan agar bisa tetap membangun pemilik menempelkan bukti serah terima berkas di dinding bangunan.
“Pemiliknya sih sudah ngurus ijinnya mas, tapi emang dari sananya yang lama. Kalau saya disini cuma sebagai pekerja, jadi ada atau tidak adanya ijin itu bukan urusan saya,” ujarnya sambil memotong kayu.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pengawas Bangunan Dinas Bangunan (Disbang) Kota Tangerang Gempita saat dihubungi melalui telepon seluler miliknya, Senin (29/8/2016) mengatakan, belum mengetahui bangunan yang belum mengantongi ijin tersebut. Meski begitu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pengawas bangunan yang bertugas di wilayah Kecamatan Pinang.

” Besok saya bicarakan dulu dengan pengawas bagian Kecamatan Pinang. Dia sudah memanggil si pemilik atau belum. Jika belum, maka pengawas akan saya intruksikan untuk mendatangi lokasi dan memanggil si pemilik bangunan,” kata Gempita.

Ia menambahkan, pemilik bangunan ruko 4 unit tersebut jelas melanggar aturan. Pasalnya, dalam prosedur untuk mendirikan bangunan harus memiliki ijin dan papan IMB dipasang di lokasi pembangunan.

” Pengurusan IMB harus ditempuh dulu hingga plang IMB turun. Jika mendirikan bangunan hanya memiliki lembaran serah terima berkas itu tidak boleh. Saya akan segera memanggil pemilik untuk datang ke kantor dengan membawa kelengkapan ijin,” paparnya. (Angga/Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.