Rekontruksi Kasus Pembunuhan. Polisi Dicaci Maki Keluarga Korban

IMG-20160823-WA0013

FORWAT, Kota Tangerang – Rekontruksi kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya Iwan Sutiawan (25) warga Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa di gelar Polresta Tangerang di halaman kantor Mapolresta Tangerang, Selasa (23/8/2016).

Sebanyak 33 reka adegan diperagakan tiga orang tersangka yaitu diantaranya, Resta (22), Marwansyah (44) dan Mazhar (42). Rekontruksi tersebut dipimpin oleh Kanit Reskrim Polresta Tangerang, Ipda Kodratullah. Sebanyak 60 personil anggota Mapolresta Tangerang diteejunkan untuk mengamankan lokasi. Hal tesebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena banyaknya anggota keluarga dan masyarakat yang ikut menyaksikan rekontruksi tersebut.

Sementara disaat reka adegan berlangsung salah seorang adik korban mengamuk sambil memaki-maki anggota kepolisian yang sedang bertugas mengawal adegan rekontruksi.
“Gua enggak mau rekontruksi disini. Gua maunya di rumah gua karena TKP di rumah gua bukan disini,” ujarnya dengan nada berang dan mata melotot.

Alhasil adik korban yang bernama Ayu harus diamankan petugas hingga keluar halaman Mapolresta Tangerang.

Sementara itu di ruang kerjanya, Wakasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Endang Efendi menjelaskan bahwa jumlah pelaku menurut kesaksian warga ada 5 motor dengan jumlah pelaku 10 orang. Sedangkan yang berhasil ditangkap saat ini berjumlah tiga orang. Dari lokasi kejadian polisi mengamankan barang bukti satu pucuk senjata api (senpi) sejenis air softgun dan satu buah sarung badik.
“Para TSK akan dijerat pasal 170 KUHP ayat 3 ke (3) dengan pidana penjara selama-lamanya 12 (dua belas) tahun, jika kekerasan tersebut menyebabkan suatu kematian. Bisa jadi berlapis dengan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun,” papar Endang.

Di tempat yang sama, ayah korban, Atin meminta pelaku dihukum mati sesuai perbuatannya. “Nyawa dibayar dengan nyawa”, ujarnya.

Sementara meski reka adegan sempat diwarnai kericuhan, namun reka adegan tetap berjalan dengan lancar hingga selesai. (Adit/Widya)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.