Pangkalan Gas Oplosan di Mauk Digerebek Polisi

Ilustrasi (jambiupdate)

Ilustrasi (jambiupdate)

FORWAT, Kabupaten Tangerang – Tempat pangkalan oplosan gas elpiji di Kampung Kebonbaru, Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang digerebek polisi.

Petugas berhasil menyita 25 tabung gas ukuran 12 Kg yang siap diedarkan, 10 tabung gas ukuran 12 Kg dan 454 tabung gas ukuran 3 Kg tanpa isi, serta 40 selang regulator yang sudah dimodifikasi. Disita pula 1 unit mobil light truck dan 1 unit mobil pick up warna hitam. Petugas juga menangkap 3 orang karyawan.  Dari informasi ketiganya, diketahui bahwa pemiliknya adalah AS.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Kabupaten Kompol Gunarko mengatakan, penggerebekan pangkalan ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di halaman belakang dijadikan tempat untuk pemindahan gas dari tabung gas 3 Kg ke tabung gas 12 Kg.

“Kemudian team Opsnal Resmob memastikan informasi tersebut dengan mendatangi lokasi yang dimaksud. Dan ternyata setelah digerebek, memang benar di lokasi terdapat 1 unit mobil pick up warna hitam, tumpukan tabung gas 3 kg kosong sebanyak 454 tanung dan bantalan kayu yang digunakan untuk menopang saat dilakukan penyuntikan,” jelas Gunarko.

Dari keterangan AS, diketahui bahwa hasil dari penyuntikan tersebut dijual kepada B, kemudian gas ukuran 12 Kg tersebut dijual dengan harga seusai pasaran.

Rumah tersangka AS juga digeledah petugas, dan ditemukan 1 unit truk yang memuat sejumlah tabung gas 12 Kg yang siap diedarkan.

Tersangka telah beroperasi ilegal selama berbulan-bulan. Dari hasil kejahatan tersebut, tersangka memperoleh keuntungan hingga puluhan juta rupiah per bulan. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 62 (1) Jo Pasal 8 (1) huruf b, c UU RI No. 8 th 1999 ttg Perlindungan Konsumen dan Pasal 32 UU RI No. 2 th 1981 ttg Metrologi Legal. (dtk/lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.