Diduga Oknum Ormas PP Aniaya PKL

IMG-20160819-WA0043

FORWAT, Tangerang Selatan – Diduga sejumlah oknum yang berasal dari OKP DPC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Serpong melakukan perampasan serta penganiayaan kepada para pedagang kaki lima di sepanjang kawasan Jalan Raya Tekno II, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Jumat (19/08/16) siang,

‪Korban bernama, Yogi (16), mengaku dipukuli oleh sekitar 5 orang pemuda yang mengenakan jaket OKP Pemuda Pancasila, hal itu terjadi lantaran pedagang penjual mie ayam tersebut tak memberikan sejumlah uang yang diminta oleh mereka.‬

‪”Oknum itu minta uang ke pedagang Rp.150 ribu, tadi saya cuma bisa kasih Rp.20 ribu. Terus mereka nggak terima, langsung mukulin saya, tas saya juga di bawa lari,” tutur Yogi.‬

‪Selain Yogi, pedagang lain yang berada di kawasan itu pun didatangi satu-persatu lalu dimintai uang dengan jumlah yang sama. Para pedagang hanya pasrah saat kawanan oknum OKP tersebut mengambil uang serta beberapa barang milik pedagang.‬

‪Pihak Kepolisian dari Mapolsek Cisauk yang mendapat laporan itu, kini tengah melakukan pengejaran kepada para pelaku yang berjumlah sekitar 5 orang.‬

‪”Tim Buser sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Menurut keterangan saksi, para pelaku menggunakan seragam OKP Pemuda Pancasila (PP),” kata Kapolsek Cisauk, Kompol. Army Sevtiansyah di lokasi kejadian.

Sementara itu Evan Julis Jeremia Sirait, Wakil Sekjen DPD Pemuda Pancasila Provinsi Banten Versi Eko Wijanto saat dimintai konfirmasinya dilokasi kejadian sangat menyesalkan perilaku premanisme yang dilakukan oleh oknum anggota OKP Pemuda Pancasila.

“Saya selaku wasekjen DPD Pemuda Pancasila Provinsi Banten versi Eko Wijanto,mengecam dan sangat menyesalkan perilaku premanisme oleh oknum anggota Pemuda Pancasila ini. Para anggota OKP itu seharusnya mengayomi dan memberikan pembinaan kepada para pedagang kecil, bukan malah melakukan tindakan tercela seperti ini,” tandas Evan menyesalkan. (btl)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.