Akhirnya, Gagasan Full Day School Ditarik

Muhadjir-Effendy

FORWATNEWS, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy akhirnya menarik gagasannya mengenai sekolah seharian penuh atau Full Day School.

Anggota Komisi X DPR Anang Hermansyah senang dengan keputusan pengganti Anies Baswedan tersebut.”Saya mengapresiasi sikap Mendikbud yang menarik wacana full day school itu. Karena memang secara filosofis dan praksis, gagasan tersebut tidak cocok dengan demografis pendidikan kita,” kata Suami Ashanty itu.

Menurut Anang, sistem FDS hanya cocok untuk wilayah perkotaan. Sedangkan, sebagian wilayah Indonesia adalah pedesaan. Masalah pendidikannya juga sangat kompleks. Belum lagi ada kesenjangan yang luar biasa antara kota dan desa.

Kesenjangan pendidikan itu mulai soal fasilitas infrastruk­tur, fasilitas penunjang, hingga sumber daya tenaga pengajar. Banyak sekolah di daerah yang bangunannya saja mau roboh dan tidak ada guru. Kondisi ini membuat gagasan FDS sulit terwujud.

“Apalagi sampai saat ini masih ada 10.985 desa yang belum memiliki sekolah dasar. Mestinya Mendikbud berpikir keras untuk mengatasi masalah ini daripada melempar wacana FDS”,pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Menteri yang menggantikan Anies Basweden ini baru menggulirkan ide kontroversial. Ia mewacanakan sekolah sehari penuh atau disebut Full Day School.

Ide tersebut menuai pro kontra. Ada yang sepakat, banyak pula yang mengkritik wacana tersebut. Walau begitu, Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut, sebelumnya mengatakan tidak memasalahkan Full Day School ditolak banyak orang.(psc/raf)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.