Eksekusi Mati Jilid III Mulai Dilaksanakan

Ilustrasi (waspada)

Ilustrasi (waspada)

FORWAT, Jakarta – Eksekusi mati Jilid ketiga sudah dilaksanakan jumat (29/7/2016) dini hari tadi sekitar pukul 00.46 WIB. Namun hanya 4 narapidana yang menghadapi regu tembak di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap. Keempat narapidana tersebut adalah Seck Osmani (Senegal), Humprey Eijeke (Nigeria), Michael Titus (Nigeria), dan Freddy Budiman (WNI).

Sekitar pukul 04.30 WIB, secara berurutan 4 ambulan membawa keempat jenazah narapidana tersebut. Diawali dengan ambulan yang membawa jenazah Seck Osmane dengan tujuan Rumah Sakit St.Carolus, Jakarta Pusat. Lalu disusul ambulans pembawa jenazah Humprey Ejike dengan tujuan Banyumas, Jawa Tengah. Kemudian ambulans pembawa jenazah Freddy Budiman dengan tujuan Surabaya. Dan terakhir, ambulans pembawa jenazah Michael Titus Igweh menuju Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat.

Rencananya jenazah Freeddy Budiman akan dikuburkan pihak keluarga di Surabaya. Jenazah Michael Titus Igweh dan Seck Osmane akan dipulangkan ke negara asal mereka. Dan Jenazah Humprey Ejike akan dikremasi di Krematorium Eka Pralaya, Banyumas

Mengulas kembali, narapidana Freedy Budiman divonis eksekusi mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta barat karena menyelundupkan 1,4 juta pil ekstesi dari Cina. Sementara Humprey Ejike divonis hukuman mati lewat putusan PN Jakarta Pusat pada 6 April 2004 yang dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta pada 22 Juni 2004 karena kedapatan memiliki 1,7 kilogram heroin yang disimpan dalam kasur spring bed di kamar tidurnya dengan maksud untuk dijual.

PN Jakarta Selatan pada tanggal 21 Juli 2004 menjatuhi hukuman mati kepada Seck atas kepemilikan heroin seberat 3 kg di kamar kosnya di Eksekutif Panorama, Jalan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Oktober 2003. Sedangkan Michael Titus ditangkap di Kelapa Gading, Jakarta Utara, terkait jaringan narkotika dan didapati bukti heroin 5,8 kg heroin. Setelahnya, pada 23 Oktober 2003 PN Tangerang dengan majelis hakim yang diketuai Permadi, menjatuhkan hukuman mati kepada Titus. (ant/lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.