KPAI Didatangi Orang Tua Korban Vaksin Palsu

Gedung KPAI (Qureta)

Gedung KPAI (Qureta)

FORWAT, Jakarta – Kamis (27/7/2016) pukul 14.00 WIB para orang tua korban vaksin palsu RS Harapan Bunda mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kedatangan para ortang tua tersebut bertujuan meminta bantuan KPAI untuk menbatu menyelesaikan persoalan vaksin palsu yang sedang mereka hadapi. Pertemuan tersebut disambut baik oleh Ketua KPAI Asrorun Niam, Wakil Ketua KPAI Susanto dan para komisioner KPAI lainnya.

Herwin sebagai perwakilan orang tua korban menjelaskan para orang tua korban meminta pihak RS Harapan Bunda dapat bertanggung jawab penuh berupa jaminan dari rumah sakit atas kesehatan anak-anak yang pernah melakukan vaksin di rumah sakit tersebut. “Kami membuat 7 tuntutan, diantaranya meminta RS Harapan Bunda melakukan medixal check-up sebelum diadakan vaksin ulang,” ujarnya.

Selanjutnya para orang tua secara bergantian menyampainkan poin-poin tuntutan lainya serta membeberkan bukti-bukti atas kasus vaksin palsu tersebut.

Pihaknya juga meminta agar pihak RS Harapan Bunda bisa memberikan daftar anak-anak yang pernah melakukan imunisasi di rumah sakit tersebut dimulai dari tahun 2013 hingga 15 Juli 2016. (dtk/lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.