Diduga Beberapa RS di Tangsel Gunakan Vaksin Palsu

518811_620

FORWAT, Tangerang Selatan – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten beberapa waktu lalu melakukan inspeksi ke beberapa Rumah Sakit di wilayah Kota Tangerang Selatan yang diduga menggunakan vaksin palsu.

BPOM melakukan inpeksi tersebut ditemani oleh Dinas Kesehatan dan Polda Banten. Ditemukan sejumlah serum vaksin dengan kemasan botol diluar distributor resmi pemerintah (ilegal). Humas BPOM Provinsi Banten, Sinta menjelaskan terdapat rumah sakit yang menggunakan vaksin yang tidak tergabung dalam Perusahaan Besar Farmasi (PBF), sehingga hal tersebut bisa membuka peluang bagi penggunaan vaksin palsu.

‪”Iya benar vaksinnya ilegal, semua (botol vaksin) sudah diamankan oleh BPOM Provinsi. Rumah Sakit tersebut juga kami panggil untuk dimintai keterangan,” terang Sinta saat dikonfirmasi Kamis (21/7/2016).

‪Beberapa Rumah Sakit yang menggunakan vaksin ilegal itu antara lain RSIA Buah Hati Pamulang, RS Bhineka Bakti Husada Pondok Cabe, RSIA Dhia Ciputat dan RSB Permata Sarana Husada Pamulang.‬

‪Lebih lanjut, Sinta mengungkapkan bahwa kini semua vaksin ilegal itu tengah di uji dilaboratorium, dan hasilnya akan diumumkan beberapa hari kedepan.‬

‪”Semua vaksin ilegal itu kini masih diproses uji lab,” terangnya.‬

‪Sementara, hal berbeda justru disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Suharno, menurutnya dia dan jajarannya telah melakukan pengecekan ke seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes), dan hasilnya semua menggunakan vaksin resmi dari pemerintah.‬

‪”Kita sudah cek ke 26 Puskesmas, 24 Rumah Sakit swasta, RSUD, 19 Klinik swasta serta 130 Bidan. Hasilnya negatif, tak ada vaksin palsu,” tegasnya.‬ (Tejo/Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.