BPOM Pastikan Salahsatu Vaksin RSIA Mutiara Bunda Palsu

WhatsApp-Image-20160719 (1)

Pihak RSIA Mutiara Bunda, Ciledug saat memberi keterangan kepada awak media dan keluarga korban vaksinasi, Senin (18/7/2015).

FORWAT, Kota Tangerang – Kepala BPOM Provinsi Banten, Muhammad Kashuri memastikan kalau salah satu vaksin yang digunakan oleh RSIA Mutiara Bunda, Jalan H. Mencong, Kelurahan Paninggilan Selatan, Kecamatan Ciledug Kota Tangerang palsu. Yaitu Vaksin Tripacel yang menjadi bagian dari Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT).

“Dari vaksin yang kami teliti dan kami simpulkan hanya satu vaksin palsu, yakni Vaksin Tripacel,” kata Kepala BPOM Banten, Muhammad Kashuri saat memberi keterangan dengan orang tua pasien vaksinisasi, Senin (18/7/2016), RSIA Mutiara, Ciledug.

Perwakilan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Banten dr Arif Budiman menjelaskan, bila Vaksin Tripacel menjadi bagian dari DPT dan ketika pemeriksaan laboratorium tidak ditemukan komponen yang seharusnya ada pada vaksin tersebut.

“Dikatakan palsu karena dalam satu takaran vaksin tidak ditemukan komponen yang seharusnya ada pada Vaksin Tripacel umumnya,” terangnya.

Namun, ketika ditanya mengenai efek bahaya atau tidaknya jika disuntikkan vaksin palsu tersebut, kata Arief akan terjadi efek secara langsung.

Selain itu, setelah itu hitungan hari, bulan bahkan tahun tidak terjadi efek alergi atau suhu tubuh tinggi, maka tidak akan ada dampak bahaya sama sekali, hanya saja anak tidak mendapatkan kekebalan seperti anak yang sudah di berikan vaksin asli.

“Misal dia alergi atau panas badannya, akan terjadi pada saat itu juga. Atau sesaat setelah disuntik. ┬áIntinya, tidak akan ada kekebalan tubuh yang didapat setelah divaksinisasi,” ujarnya. (Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.