Jika Terbukti Gunakan vaksin Palsu, Lima Rumah Sakit di Kota Tangerang Terancam Sanksi

RSIA Mutiara Bunda

RSIA Mutiara Bunda

FORWAT, Kota Tangerang – Dinas Kesehatan Kota Tangerang masih menunggu hasil uji laboratorium dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM ) Provinsi Banten. Hal tersebut terkait rilis yang dikeluarkan BPOM Provinsi Banten atas dugaan penggunaan vaksin palsu oleh lima rumah sakit di Kota Tangerang.

Kelima Rumah Sakit tersebut diantaranya, RSIA Mutiara Bunda, RS Bhakti Asih, RSIA Pratiwi, Klinik Bersalin Melati, dan Klinik Diana.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang,┬áHenny Herlina mengatakan, Senin (18/7/2016) bahwa berdasarkan data yang dikeluarkan BPOM Provinsi Banten ada lima RS yang diduga membeli vaksin dari distributor ilegal, “Mengenai palsu atau tidaknya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari BPOM Provinsi Banten,” ujarnya.

Hari ini (Senin.red) pihak Rumah Sakit RSIA Mutiara Bunda, Ciledug yang salah satunya diduga mengunakan vaksin palsu akan memberi keterangan kepada awak media. Selanjutnya berdasarkan keterangan dan hasil lab dan jika terbukti, maka pihaknya berdasarkan instruksi Kementerian Kesehatan RI akan mengambil langkah berupa pemberian sanksi terhadap rumah sakit yang bersangkutan. Namun, Henny tidak menyebutkan secara rinci sanksi apa yang akan diberikan.

“Untuk sanksi kami hanya menunggu instruksi dari Kemenkes. Ya, sanksi pasti ada,” katanya.

Sementara beredar informasi, masyarakat yang mengatasnamakan perhimpunan orangtua korban vaksin palsu berencana akan mendatangi RSIA Mutiara Bunda Ciledug, untuk meminta klarifikasi terkait hal tersebut.

Setelah itu mereka (perhimpunan orangtua korban vaskin) akan menuju kantor BPOM Provinsi Banten di Serang untuk meminta kepastian melalui surat tertulis terkait dugaan pengunaan vaksin palsu di RSIA Mutiara Bunda. (Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.