Dinilai Malas, Wakil Bupati Mukomuko Segel Kantor Camat

Ilustrasi (sindonews)

Ilustrasi (sindonews)

FORWAT, Bengkulu – Tindakan Wakil Bupati (wabup) Mukomuko, Haidir, sungguh mengejutkan semua pihak. Soalnya, secara tiba-tiba ia menyegel dua kantor camat di wilayahnya.

Pasalnya para pegawai dari dua kantor kecamatan itu yaitu kantor kecamatan Penarik dan Air Dikit, Mukomuko, Bengkulu, tidak bekerja dengan maksimal alias pemalas.

Setelah menyegel dua kantor camat tersebut, Wabup meminta para pegawai malas tersebut menghadap dirinya.
“Sekitar Pukul 08.30 WIB. Kantor Kecamatan Penarik hanya ada 1 staf. Kantor Air Dikit hanya ada Sekcam dan 2 Staf. Selebihnya kosong. Makanya dua kantor tersebut disegel dan meminta para pegawainya menghadap saya,” tegasnya kepada Radar Bengkulu (Jawa Pos Group).

Penyegelan kantor itu tidak berlangsung lama, karena tak lama kemudian dibuka lagi karena dikhawatirkan banyak masyarakat meminta pelayanan.

Temuan tersebut, kata Wabup, salah satu menjadi evaluasi jajarannya bagi aparatur sipil negara (ASN) di daerah tersebut.
Ia memastikan ASN yang malas tersebut akan di sanksi berdasarkan peraturan dan tingkat ketidakdisiplinan masing – masing. “Saya sudah ada solusi yang tepat. ASN yang malas ngantor di kecamatan, kelurahan dan SKPD. ASN yang bersangkutan di rolling atau di pindahkan,” katanya.

Wabup juga telah menyampaikan kepada Sekda Mukomuko agar dua camat dan stafnya yang tidak masuk tersebut segera mungkin menghadap. “Telah saya intruksikan agar dua kepala kecamatan itu segera menghadap. Kita minta kejelasan dari dua camat tersebut sebelum sanksi diterapkan,” ujarnya.

Rencana rolling ASN di daerah tersebut, tambah Wabup, tidak hanya pegawai kecamatan. Termasuk ASN yang ada di jajaran Pemda Mukomuko. “ Mana yang malas dan lainnya akan kita rolling. Contohnya satu ASN tugas di Sekretariat Daerah. Nanti akan kita pindahkan ke Kantor Kecamatan Malin Deman dan beberapa pusat pelayanan yang tersebar di daerah ini,” lanjut Haidir. (jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.