Ahmad Heryawan Minta Kemenkes Evaluasi Pengadaan Vaksin

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan

FORWAT, Tangerang Selatan- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mendesak pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan mengevaluasi proses pengadaan vaksin yang diperjual belikan di seluruh instansi kesehatan. Hal tersebut terkait maraknya peredaran vaksin palsu yang terdeteksi beredar di 14 Rumah Sakit di Bekasi, Jawa Barat.

Hal itu di ungkapnya Heryawan saat menghadiri acara Halal Bi Halal Civitas Akademik UIN Jakarta yang berlangsung di Gedung Auditorium Utama Harun Nasution, Ciputat, Tangerang Selatan, Jum’at (15/7/16)
“Untuk wilayah Jabar sendiri pengadaannya kan melalui pusat, jadi kita mengusulkan agar pemerintah pusat melalui pihak terkait mengevaluasi pengadaan vaksin itu,” ujar Heryawan kepada awak media disela-sela acara.

Menurut Heryawan, dirinya sudah mengintruksikan Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Barat agar menindak lanjuti laporan dari Kementerian Kesehatan terkait peredaran vaksin palsu berbahaya yang kini tersebar di 14 Rumah Sakit di wilayah Bekasi.

“Saya sudah intruksikan agar hal itu ditelusuri. Kan pemerintah pusat juga sudah bertindak untuk menyiapkan antisipasinya, jadi kita akan terus berkoordinasi agar selanjutnya tak kecolongan lagi,” katanya menegaskan.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah rilis nama-nama rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI pada Kamis, (14/7/16).

Berikut daftar Rumah Sakit diwilayah Bekasi yang menggunakan vaksin palsu itu yaitu diantaranya, Rumah Sakit Sander Cikarang, Bhakti Husada, Cikarang, Sentral Medika, Jalan Industri, Pasir Gombong Cikarang, RSIA. Puspa Husada, Karya Medika, Tambun, Kartika Husada, Jalan MT. Haryono Bekasi, Sayang Bunda, Pondok Ungu, Bekasi, Multazam, Permata, Bekasi, RSIA Gizar, Villa Mutiara Cikarang, Elisabeth, Narogong, Bekasi, Hosana, Lippo Cikarang dan Rumah sakit Hosana, Jalan Pramuka, Bekasi. (Tejo/Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.