Satpol PP Segel Lapo Dema, Amankan 12 Wanita (LC) dan Sita Ratusan Miras

IMG-20160626-WA0002

IMG_20160625_001552

Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Mumung Nurwana, Kapolsek Benteng, Kompol Effendi dan Kabid Tibum dan Trammas, Satpol PP Kota Tangerang Bisri menyegel bangunan Lapo Dema, yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Sabtu (25/6/2016) dini hari.

FORWAT, Kota Tangerang – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang bersama Polsek Tangerang menyegel warung (Lapo Dema) yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang. Penyegelan itu dilakukan menyusul operasi yang dilakukan petugas Satpol PP, Jum’at tengah malam (24/6/2016) hingga Sabtu dini hari, (25/6/2016). Dari tempat itu petugas mengamankan 12 wanita pemandu lagu (LC) dan 117 botol minuman keras (Miras).

Tak hanya di lokasi tersebut, petugas juga menyisir tempat lainnya yang diduga dijadikan tempat penjualan Miras yaitu diantaranya yang berada di Jalan Perak Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas dan warung jamu yang berada di depan Pasar Induk, Tanah Tinggi Kecamatan Tangerang. “Kita laksanakan razia di tiga lokasi berbeda. Di Cibodas baru kita temukan 329 botol miras, di Babakan kita temukan 117 botol dan 12 orang wanita pemandu lagu. Di Tanah Tinggi 29 botol Miras. Total ada 475 botol miras,” terang Kasatpol PP Kota Tangerang, Mumung Nurwana usai razia.

Dikatakan Mumung, penyegelan itu dilakukan karena pemilik Lapo Dema tak mengindahkan peringatan petugas, pasalnya seminggu sebelumnya petugas telah menertibkan lokasi tersebut. Tapi karena membandel maka hari ini (Sabtu) dilakukan tindakan tegas berupa penyegelan. “Lapo Dema sudah kita tertibkan seminggu yang lalu karena membandel, hari ini kami segel,” ujarnya.

Sambung Mumung, hasil sitaan itu kemudian diamanakan petugas ke Kantor Satpol PP Kota Tangerang untuk dijadikan barangbukti dan kepada pemilik akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring). Sementara 12 wanita pemandu karaoke yang terjaring itu diserahkan ke Dinas Sosial Kota Tangerang untuk dilakukan pembinaan di Panti Sosial, Pasar Rebo, Jakarta.

Mumung berharap masyarakat dapat bekerjasama memberikan informasi kepada aparat berwenang apabila mengetahui lokasi yang diduga melanggar Perda di Kota Tangerang. “Kami harap masyarakat bisa memberi informasi kepada kami jika ada tempat-tempat yang melanggar Perda di Kota Tangerang.” tukasnya. (Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.