IMB Belum Terbit, Disbang Ancam Stop Pembangunan Cluster Pakis

Pakis Mas Residence

Pakis Mas Residence

FORWAT, Kota Tangerang – Dinas Bangunan (Disbang) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang mengancam akan menyetop pembangunan Cluster Pakis Mas Residence Cimone. Pasalnya diketahui pembangunan 45 unit cluster yang berada di Jalan Beringin, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Karawaci itu diduga belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Kepala Disbang Kota Tangerang, Dedi Suhada mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah memanggil pengembang perumahan tersebut. Dalam pemanggilan kedua itu, pihak pengembang diketahui belum bisa menunjukan bukti kelengkapan perizinan yang dikeluarkan oleh Kantor Badan Penanaman Modal
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Tangerang “Berdasarkan hasil klarifikasi dari pengembang yang bersangkutan, bahwa bangunan cluster hanya memiliki IPPT dan rekomendasi UKL/UPL. Sedangkan IMB sedang dalam proses,” katanya.

Ditanya apakah dengan hanya mengantongi dokumen itu pihak pengembang boleh terus membangun?, Dedi menegaskan kalau pengembang tidak diizinkan untuk melanjutkan pembangunan sebelum IMB itu diterbitkan. Sebaliknya, jika pengembang tidak mengindahkan, maka Dedi mengancam akan menyetop pembangunan cluster tersebut. Namun terlebih dahulu pihaknya akan membuat surat rekomendasi ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang untuk melakukan penyegelan guna menyetop pembangunan cluster tersebut. “Nanti kita lihat dahulu, kalau mereka terus membangun maka kita akan buat surat ke Satpol PP untuk menyetop pembangunan cluster tersebut,” ujarnya.

Kepala Bidang Gakumda, Satpol PP Kota Tangerang Syahreza mengatakan akan melakukan penertiban terhadap bangunan yang diduga tak memiliki IMB dan menyalahi aturan tersebut.
“Kalau memang melanggar, Ya kita bersama-sama dengan Disbang akan melakukan penertiban,” katanya.

Meski izin belum diterbitkan, diketahui berdasarkan pantauan forwatnews.com, hingga saat ini pembangunan cluster masih tetap berjalan, bahkan sudah mencapai 50 persen. (Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.