Bantah Terlibat, Lurah Mekarsari Ngaku Siap dicopot

Net : Ilustrasi

Net : Ilustrasi

FORWAT, Kota Tangerang – Lurah Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Unggul Arif Fiyanto mengaku siap dicopot dari jabatannya. Hal tersebut terkait keterlibatannya soal surat edaran minta-minta uang Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pengusaha yang ada di wilayahnya. Meski begitu Unggul membantah kalau dirinya mengetahui dan menyetujui pembuatan surat edaran yang mengunakan kop surat Kelurahan Mekarsari.

“Inspektorat sudah datang dan melakukan pemeriksaan. Kalau saya terbukti terlibat saya berani merelakan jabatan,” ujarnya saat ditemui wartawan Forwatnews.Com diruang kerjanya, Selasa (21/6/2016).¬†Selain Unggul, Inspektorat juga telah melakukan pemeriksaan kebeberapa staf dan sekretaris kelurahan.

“Saya ada kok videonya saat inspektorat melakukan pemeriksaan. Dalam pertemuan itu seluruh staf mengatakan bahwa mereka membuat surat edaran itu tanpa sepengetahuan saya. Dalam permasalah ini saya tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi lihat saja besok siapa yang sebenarnya bersalah,” imbuhnya.

Unggul menyayangkan adanya kejadian tersebut. Pasalnya, sejak jauh-jauh hari dirinya telah menghimbau kepada staf agar tidak meminta THR ke siapapun. “Kecewa sih iya, tapi mau bagaimana lagi. Sebelumnya saya sudah mengingatkan ke seluruh staf agar tidak minta THR ,” tutupnya.(Angga/Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.