PPDB SMAN/SMKN, Dindikbud Kota Tangerang Hanya Sediakan 6.460 Kursi

Kabid Dikmen, Dindikbud Kota Tangerang, Ahmad Amarullah saat Sidak ke SMAN 1 Kota Tangerang, Senin (20/6/2016).

Kabid Dikmen, Dindikbud Kota Tangerang, Ahmad Amarullah saat Sidak ke SMAN 1 Kota Tangerang, Senin (20/6/2016).

FORWAT, Kota Tangerang – Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang, Ahmad Amarullah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke SMAN 1 Kota Tangerang, Senin (20/6/2016). Sidak dihari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2016 itu dilakukan guna mengetahui kondisi penyelenggaraan pendaftaran siswa baru di sekolah tersebut. Selain menyambangi SMAN 1, Amarulloh juga meninjau pelaksanaan PPDB di SMAN 2 Kota Tangerang.

“Dihari pertama penerimaan siswa baru ini saya sengaja mendatangi sekolah-sekolah. Ya, untuk mengetahui kondisi penerimaan siswa di sekolah tersebut. Untuk hari pertama, SMA Negeri satu dan dua berjalan dengan tertib. Saya berharap di sekolah yang lain juga dapat berjalan kondusif.” ujar Amarullah disela-sela kunjungan.

Amarullah menjelaskan, pendaftaran siswa baru jenjang SMA/ SMK dibuka selama tiga hari, yakni pada tanggal 20 hingga 22 Juni 2016. Sementara, hasil pendaftaran jenjang SMA akan diumumkan pada 24 Juni 2016 dan SMK pada 25 Juni 2016. “Setelah siswa tersebut lulus seleksi maka daftar ulang akan diselenggarakan pada tanggal 24, 25 dan 27 Juni,” jelasnya.

Lanjut Amarullah, Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB Tahun 2016 ini seperti tahun sebelumnya. Yaitu Jalur umum sebesar 90 persen, luar kota 5 persen dan 5 persen untuk jalur prestasi. Sedangkan untuk tahun ajaran baru ini, Dindikbud Kota Tangerang akan menerima siswa baru sebanyak 6.460 siswa (kursi.red). Jumlah tersebut kata dia, sepertiga dari jumlah siswa SMP yang lulus pada tahun ini yaitu sekitar 30.000 siswa.

“Jika kita hanya menampung siswa SMK dan SMA Negeri berarti kita hanya bisa menampung seperempat dari seluruh siswa SMP yang lulus tahun ini. Jadi PPDB ini saingannya sangat ketat,” kata pria berkumis ini.

Amarullah menghimbau kepada para orang tua siswa agar tidak panik. Kata dia, semisal anaknya tidak bisa masuk ke sekolah negeri maka bisa bersekolah di sekolah swasta. Menurutnya, sekolah swasta juga tidak kalah bagus dengan SMA Negeri. (Angga/Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.