Camat Neglasari : Budaya Minta-Minta THR Harus Dipangkas

Camat Neglasari  Kota Tangerang, Ubaidillah Anshar

Camat Neglasari Kota Tangerang, Ubaidillah Anshar

FORWAT, Kota Tangerang – Camat Neglasari Kota Tangerang, Ubaidillah Anshar, berkomentar, terkait surat edaran permohonan Tunjangan Hari Raya (THR) dan partisipasi menyambut Hari Raya Idul Fitri 1437 H/2016 yang dibuat oleh pihak Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari tertanggal 1 Juni 2016 dan ditandatanggani oleh Koordinator Lapangan, Mulis Tohara. Ubaid mengatakan bahwa sebelum memasuki bulan Ramadhan, pihaknya telah menginformasikan para lurah agar tidak minta THR kepada pengusaha yang ada diwilayahnya dan secara kelembagaan kata Ubaid tidak ada perintah minta-minta THR. Ubaid mengakui bahwa tradisi minta-minta THR yang berkembang ditengah masyarakat harus pelan-pelan dipangkas. Bukan hanya lembaga birokrasi, tapi juga non birokrasi.

“Saya sudah beritahu para lurah tidak boleh, minta-minta THR di awal-awal Ramadhan. Gedenya kagak tapi bikin ribet. Jadi secara kelembagaan gak ada itu perintah minta-minta THR. Tradisi lama memang harus dipangkas, tapi yah memang mesti pelan-pelan. Juga organisasi ini dan itu yang minta juga THR sama lurah dan camat harus juga diberi pemahaman, ya tapi berproses lah. Pelan-pelan,” paparnya Ubaid melalui pesan singkat, Sabtu (18/6/2016)sore.

Sementara Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah saat dikonfirmasi dihari yang sama, belum menanggapi laporan adanya surat edaran permintaan THR oleh oknum yang berada dilingkup pemerintahannya itu. (Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.