Robohkan Gedung Tanpa Koordinasi, Pemkot Tangsel Sesalkan Pemilik

Gedung tua yang berada di kawasan Bintaro Trade Center, Sektor 7, Kota Tangsel sengaja dirobohkan pemilik, Kamis (2/6/2016) lalu.

Gedung tua yang berada dikawasan Bintaro Trade Center, Sektor 7, Kota Tangsel sengaja dirobohkan pemilik, Kamis (2/6/2016) lalu.

FORWAT, Tangerang Selatan – Sebuah gedung tua yang roboh di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (2/6/2016) lalu, ternyata sengaja dirobohkan. Mendengar kabar itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany langsung meninjau ke lokasi kejadian, Jumat (3/6/2016) pagi.

Gedung tua setinggi kurang lebih 50 meter itu dibangun sejak tahun 1995-1996 dan berada di dekat kawasan Bintaro Trade Center, Sektor 7. Robohnya gedung tua itu sempat menjadi tontonan warga sekitar dan menimbul kemacetan lalu lintas.

Wakil Wali Kota, Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, saat mendapat kabar robohnya gedung tersebut, pihaknya langsung meninjau lokasi dan melakukan koordinasi dengan pemilik gedung.

“Saat mendapat kabar bahwa gedung tua itu roboh Pemkot langsung melakukan peninjauan dan pemantauan ke lokasi. Bahkan hari ini (Jumat.red) Walikota Airin langsung turun ke lapangan untuk meninjau lokasi dan memastikan kondisi terakhir pasca robohnya gedung tua itu dengan drone,” ucap Ben sapaan akrab Benyamin Davnie.

Ben juga menyampaikan kalau pihaknya akan berkordinasi dengan pemilik gedung untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk merobohkan gedung itu secara keseluruhan.

Dari kabar yang diperoleh forwatnews.com di lapangan, robohnya gedung tua yang merupakan bekas menara bank swasta di Bintaro itu sengaja dirobohkan oleh pemilik gedung, karena itu Wakil Walikota Benyamin Davnie menyayangkan tindakan pengelola atau pemilik gedung tersebut.

“Seharusnya pengelola gedung berkoordinasi dahulu dengan Pemkot untuk merobohkan bangunan itu. Karena sesuai undang-undang bangunan yang akan dirobohkan harus mendapatkan izin dahulu dari pemerintah setempat, ini semua dimaksudkan untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat di sekitar. Pengelola atau pemilik gedung melakukan pembongkaran sendiri dan dilakukan secara manual, ini sangat berbahaya,” pungkas Ben. (Hendra/Lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.