Pakai Plang IMB Bodong, Pemilik Bangunan di Kawasan Elite Dipanggil Disbang

Bangunan Bertingkat Yang Berada di Kawasan Komplek Perumahan Banjar Wijaya diduga Mengunakan Plang IMB Bodong.

Bangunan Bertingkat Yang Berada di Kawasan Komplek Perumahan Banjar Wijaya diduga Mengunakan Plang IMB Bodong.

Forwat, Kota Tangerang–Diduga tak memiliki izin mendirikan bangunan ( IMB ). Pemilik rumah tinggal yang berada di kawasan elite Cluster Nusantara, Komplek perumahan Banjar Wijaya, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang dipanggil petugas Dinas Bangunan (Disbang) Kota Tangerang. Pemanggilan tertulis itu dilayangkan, Senin (30/5/2016).

Petugas Pengawas, Disbang Kota Tangerang, Alex saat ditemui di lokasi bangunan, Senin (30/5/2016) mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya telah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait pembangunan rumah tinggal berlantai dua yang diduga tak memiliki izin. Padahal rumah tersebut berada di kawasan elite Perumahan Banjar Wijaya yang notabenenya dihuni oleh kalangan menengah keatas. Maka untuk menindaklanjuti laporan itu, pihaknya hari ini, (Senin-Red) langsung melakukan pengecekan ke lokasi. “Setelah saya mendatangi lokasi ternyata benar, bangunan yang digunakan untuk tempat tinggal itu tidak memiliki ijin. Di lokasi saya sempat melihat adanya plang IMB, namun itu bodong. Tidak ada data lengkap yang tertulis dipapan ijin tersebut. Dengan begitu saya langsung memberikan SP satu untuk pemilik,” ujarnya.

Dikatakan Alex, surat pemanggilan itu dimaksudkan untuk meminta penjelasan kepada pemilik bangunan untuk menunjukkan adminstrasi pengurusan izin yang dimilikinya. Alex menegaskan, jika si pemilik tidak juga mengindahkan, maka pihaknya akan segera memberi surat rekomendasi kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang untuk melakukan eksekusi untuk selanjutnya menyetop dan menyegel bangunan tersebut.

“Kita hanya menunggu kedatangan pemilik rumah besok (Selasa-Red), jika memang pemilik tidak hadir maka kami akan memberikan surat eksekusi ke Satpol PP untuk menyegel atau memberhentikan proses pembangunan yang saat ini sedang berlangsung,” imbuh Alex.

Sementara, Developer Perumahan Banjar Wijaya, Zaenudin saat ditemui mengaku tidak mengetahui perihal izin pembangunan rumah yang berada kawasan tersebut karena sebelumnya terang Zaenudin si pemilik hanya membeli tanah kavling di lokasi tersebut. Sedangkan untuk pembangunan rumah itu sendiri tidak melibatkan pihaknya. “Dia hanya membeli kavling disini. Jadi mengenai ijin bangunan pemilik rumah mengurusnya sendiri. Kecuali, jika dia membeli rumah yang telah kami sediakan. Dari mulai ijin bangunan, listrik, dan air baru tanggungjawab develover,” tutupnya.

Pantauan di lapangan, meski di lokasi bangunan itu terdapat plang IMB. Namun plang tersebut diduga bodong. Pasalnya dipapan Plang berwarna kuning itu tidak tercantum data lengkap perizinan, melainkan hanya papan kosong yang diduga bekas IMB bangunan lain. (Angga/lala)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.