DEWAN PANGGIL PENGEMBANG TANGCITY TERKAIT SDN SUKASARI 4 DAN 5

Seorang wartawan sedang mewawancarai Anggota DPRD Kota Tangerang terkait SDN Sukasari 4 dan 5.

Seorang wartawan sedang mewawancarai Anggota DPRD Kota Tangerang terkait SDN Sukasari 4 dan 5.

FORWAT/ KOTA TANGERANG – Terkait masalah pembangunan Gedung SDN Sukasari 4 dan 5, Kecamatan Tangerang yang menempati lahan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham ), DPRD Kota Tangerang berencana akan memanggil pengembang Tangcity. Rencana pemangilan itu dimaksudkan untuk memperjelas asal-usul  relokasi Gedung SDN Sukasari 4 dan 5 yang sebelumnya berada di kawasan komersial komplek Tangcity. 

Ketua Komisi IV, DPRD Kota Tangerang Apanudin mengatakan hasil dengar pendapat (hearing) antara DPRD Kota Tangerang dengan Pemkot Tangerang, Jumat (29/4/2016) sore, belum menemui titik temu. Pasalnya dalam pembahasan itu Pemkot hanya memberi keterangan lisan dan belum bisa menunjukan bukti dan kajian teknis rencana pembangunan Gedung SDN Sukasari 4 dan 5 yang menempati lahan milik Kemenkumham. Maka dari itu,untuk memperjelas kajian dasar rencana pembangunan Gedung SDN Sukasari 4 dan 5 terang Apanudin, pihaknya berencana akan memanggil pengembang Tangcity.  

“Rapat kali ini sama saja karena Pemkot belum menjelaskan kajiannya dan tidak membawa datanya. Apakah dasar pembangunan gedung itu? Apakah lokasi yang lama mau dibuat RTH atau apa? Kita kan tidak tahu. Ya, biar jelas, tidak menutup kemungkin kami akan memanggil pihak pengembang Tangcity,” jelasnya kepada wartawan, usai hearing dengan Pemkot Tangerang yang diwakili Asda I, Saeful Rohman, Kepala BPMPTSP, Karsidi, Sekretaris Dindikbud, Abudrohman, Kepala Dinas Bangunan, Dedi Suhada dan perwakilan Bappeda.

Dikatakan Apanudin, pihaknya tidak ingin masalah pembangunan SDN Sukasari 4 dan 5 ini berlarut-larut. Seharusnya masalah pembangunan Gedung SDN Sukasari 4 dan 5 dapat segera diselesaikan, untuk itu pihaknya meminta Pemkot Tangerang transparan untuk membuktikan dasar pembangun gedung sekolah yang berdiri di atas lahan milik Kemenkumham. 

“Ya kita inginnya ini segera selesai. Jangan dibiarkan berlarut-larut. Ini kan masalah anak bangsa. Mereka ( Pemkot.red) kan yang lebih tahu, bagaimana rencana sekolah itu dibangun,” ujar pria yang arab di sapa Jalu.

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, Hartoto meminta Pemkot Tangerang serius menyelesaikan masalah SDN Sukasari 4 dan 5 dan tidak menyepelekan masalah relokasi gedung sekolah itu tengah berkaitan dengan masalah hukum.

“Kalau bisa dalam pertemuan berikutnya, Pemkot sudah lengkap membawa data dan dasar kajian pembangunan gedung SDN Sukasari 4 dan 5. Ya Pemkot harus serius menyelesaikan masalah ini ” ujarnya.

Sementara Asisten Daerah (Asda I ) Tata Pemerintahan Pemkot Tangerang, Saeful Rohman menegaskan kalau pembangunan Gedung SDN Sukasari 4 dan 5 itu tetap akan dilanjutkan dan telah mendapat persetujuan dari Kemenkumham. Kepastian itu setelah tim Pemkot bertemu dengan perwakilan Kemenkumham beberapa waktu lalu. Menurut Saeful Kemenkumham telah menyetujui pengunaan Gedung SDN Sukasari 4 dan 5. Sedangkan terkait lahan Kemenkumham untuk sementara waktu akan di pinjam pakai oleh Pemkot Tangerang.

“Ya kita sudah dapat persetujuan dari Kemenkumham. Lahan itu bisa kita gunakan dengan status pinjam pakai, sambil menunggu proses hibah dari Kemenkumham,” jelas Saeful singkat. (LALA)

About The Author

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.